Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Sekretaris DPRD Kaltim Hadiri Rapat Strategis Kendala Pelaksanaan Program 2025
    Advertorial

    Sekretaris DPRD Kaltim Hadiri Rapat Strategis Kendala Pelaksanaan Program 2025

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraMei 15, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Sekretaris DPRD Kaltim, Norhayati Usman. (Humas Dprd Kaltim)

    Halonusantara.id, Samarinda — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur kembali menggelar rapat koordinasi strategis guna meninjau pelaksanaan program kerja 2025 yang berpotensi tidak selesai tepat waktu. Rapat yang berlangsung di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim pada Rabu (14/5/2025) ini, melibatkan seluruh pimpinan OPD dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Prov. Kaltim, Sri Wahyuni.

    Sekretaris DPRD Kaltim, Norhayati Usman, turut hadir dalam pertemuan tersebut bersama jajaran pejabat Pemprov seperti Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Ujang Rachmad, Kepala Bappeda Yusliando, dan Kepala Biro Administrasi Pembangunan Irhamsyah.

    Dalam rapat ini, Sri Wahyuni menyoroti rendahnya capaian kinerja hingga pertengahan tahun 2025 yang baru mencapai 9%. Menurutnya, capaian tersebut jauh dari harapan, apalagi dibandingkan tahun sebelumnya.

    “Perlu dievaluasi bersama, kenapa realisasi masih sangat rendah. Kita tahu ada penyesuaian karena efisiensi, namun itu tidak seharusnya menjadi alasan utama terhambatnya pelaksanaan kegiatan,” ujar Sri Wahyuni.

    Ia menegaskan bahwa efisiensi anggaran sudah dilakukan dan kegiatan yang tidak terkena pemangkasan tetap bisa dijalankan tanpa harus menunggu pergeseran anggaran tambahan. Selain itu, Sri Wahyuni juga menyoroti beberapa kendala teknis yang dihadapi OPD, seperti transisi E-Katalog versi 5 ke 6, perubahan regulasi Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik, hingga himbauan pelaksanaan kegiatan secara internal.

    “Permasalahan ini harus dicermati, dan jangan sampai belanja yang dilakukan malah menjadi catatan buruk karena bukan merupakan prioritas utama. Kita harus bisa membedakan mana kegiatan inti dan mana yang hanya bersifat pendukung,” tegasnya.

    Ia juga menyampaikan bahwa Gubernur belum menandatangani perjanjian kinerja karena masih menunggu adanya skema reward dan punishment yang jelas. Selain itu, BPKP juga akan mengkaji komposisi belanja OPD agar tidak didominasi oleh belanja penunjang.

    Melalui forum ini, diharapkan setiap OPD mampu mengidentifikasi kendala secara tepat serta segera mengambil langkah-langkah perbaikan agar target APBD 2025 dapat tercapai secara optimal. (Eby/Adv)

    DPRD Kaltim Halonusantara.id Kalimantan Timur kaltim
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Kunjungi Outlet Susu Kambing Etawa, Putri berharap Kadin Kaltim jadi pelopor usaha sektor Peternakan

    Maret 30, 2026

    Street Run Ramadhan 2026 Hidupkan Malam Anggana, KNPI Kecamatan Anggana Gerakkan Semangat Ratusan Pemuda

    Maret 9, 2026

    Hadapi Tantangan Lingkungan IKN, Universitas Mulawarman Dorong Kolaborasi Tata Kelola Sampah Berkelanjutan

    Februari 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,904 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,495 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,133 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,019 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.