Halonusantara.id, Samarinda – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Sri Wahyuni, mengawali Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kurash 2025 dengan pesan kuat soal pentingnya olahraga sebagai alat pembentukan karakter generasi muda.
Acara pembukaan digelar di Gedung Serbaguna GOR Kadrie Oening, Samarinda, Rabu (18/6/2025) malam, dihadiri ratusan atlet dari 20 provinsi.
“Kurash ini bukan hanya soal teknik dan kekuatan. Ini adalah tentang bagaimana kita melatih diri, mengasah kepercayaan diri, dan menjunjung sportivitas,” tegas Sri Wahyuni.
Sebagai cabang olahraga bela diri yang berasal dari Uzbekistan dan mengandalkan teknik bantingan, Kurash dianggap membawa warna baru dalam dunia olahraga Indonesia.
Menurut Sri Wahyuni, hadirnya Kejurnas ini bisa membuka jalan bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat olahraga tersebut.
Kejurnas Kurash 2025 akan berlangsung hingga Sabtu, 22 Juni, dengan mempertandingkan tiga kelompok usia: kadet, junior, dan senior.
Lebih dari 200 atlet dari berbagai penjuru tanah air akan bersaing dalam ajang yang juga dijadikan sebagai ajang penjaringan atlet potensial.
Sri Wahyuni menggarisbawahi bahwa kejuaraan ini tidak hanya soal meraih medali. Lebih dari itu, ia melihat Kejurnas sebagai bentuk promosi dan perluasan cabang olahraga yang dapat menjadi pilihan positif bagi generasi muda.
“Olahraga seperti Kurash ini memberikan alternatif yang sangat baik bagi anak-anak kita. Mereka tidak hanya berolahraga, tapi juga belajar kedisiplinan, kendali diri, dan semangat juang,” tuturnya.
Momentum Kejurnas juga menjadi bersejarah bagi Kalimantan Timur, karena bertepatan dengan pelantikan Sapto Setyo Pramono sebagai Ketua Pengprov Ferkushi Kaltim.
Sri Wahyuni menyambut baik momen ini dan menyebutnya sebagai sinyal positif untuk perkembangan Kurash di daerah.
“Ini tonggak penting. Kita punya pemimpin organisasi daerah dan kejuaraan nasional berlangsung bersamaan. Ini awal yang baik untuk pertumbuhan Kurash di Kaltim,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pengurus Besar Ferkushi, khususnya kepada Ketua Umum Mayjen TNI (Purn) Teuku Abdul Hafild Fuddin, atas kepercayaan yang diberikan kepada Kalimantan Timur sebagai tuan rumah Kejurnas Kurash.
Sri Wahyuni mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan hadir langsung di stadion dan menyaksikan jalannya pertandingan. GOR Kadrie Oening dibuka untuk umum sebagai bagian dari upaya menjadikan olahraga sebagai milik bersama.
“Silakan datang bersama keluarga. Mari kita rayakan Kejurnas ini bersama-sama. Bukan hanya menonton, tapi ikut menyebarkan semangat bela diri yang edukatif,” ajaknya.
Menurutnya, keberadaan fasilitas olahraga di Kaltim seperti GOR Kadrie Oening memang dimaksudkan untuk kegiatan positif dan pembinaan generasi muda.
Ia menegaskan bahwa sarana tersebut akan terus dioptimalkan untuk mendukung berbagai event olahraga nasional.
Dengan mengusung semangat kompetisi dan pengembangan karakter, Kejurnas Kurash 2025 menjadi panggung penting bagi Kalimantan Timur tidak hanya sebagai penyelenggara, tetapi juga sebagai penggerak kemajuan olahraga di tingkat nasional. (Na/Adv/DiskominfoKaltim)

