Halonusantara.id, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menyampaikan apresiasi atas meningkatnya perhatian publik nasional terhadap Kaltim.
Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, menyebut sorotan dari berbagai kalangan baik masyarakat maupun pejabat negara merupakan bukti bahwa Kaltim kini memiliki posisi strategis dalam peta pembangunan nasional.
Gubernur yang akrab disapa Gubernur Harum ini menyatakan bahwa meningkatnya kunjungan pejabat tinggi negara ke Kalimantan Timur menjadi indikator kuat bahwa peran daerah dalam pembangunan nasional semakin diperhitungkan.
Menurutnya, kondisi ini patut disyukuri dan dijadikan momentum untuk mendorong kemajuan daerah secara menyeluruh.
“Kami merasa bersyukur karena Kalimantan Timur semakin dikenal dan mendapat tempat khusus di mata publik nasional. Hal ini bukan hanya karena keberadaan IKN, tetapi juga karena kepercayaan yang diberikan kepada daerah ini sebagai tuan rumah berbagai agenda penting,” ujar Rudy Mas’ud, Minggu (18/5/25).
Menurut Rudy, keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN) memang turut mendorong sorotan terhadap Kalimantan Timur (Kaltim). Namun, ia menegaskan bahwa faktor utama lainnya adalah kesiapan dan komitmen daerah dalam menyambut berbagai kegiatan berskala nasional.
Hal ini menunjukkan bahwa Kaltim bukan hanya lokasi pembangunan, tetapi juga mitra strategis pemerintah pusat.
Lebih lanjut, Gubernur Harum menjelaskan bahwa semakin seringnya Kalimantan Timur menjadi lokasi pelaksanaan agenda nasional berdampak langsung terhadap masyarakat. Selain meningkatkan citra daerah, aktivitas tersebut juga menumbuhkan sektor ekonomi lokal melalui pergerakan jasa, transportasi, dan konsumsi masyarakat.
“Semakin padatnya aktivitas yang berlangsung di wilayah kita tidak hanya meningkatkan eksposur positif, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang nyata. Saya yakin, dengan tren ini, target pertumbuhan ekonomi sebesar delapan persen dapat kita capai,” tegasnya.
Ia pun mengajak seluruh pihak, baik pemerintah kabupaten/kota, DPRD, hingga sektor swasta dan masyarakat, untuk menjaga momentum ini.
“Transformasi Kaltim harus dikawal bersama demi menjadikan daerah ini sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan dan inklusif,”. (Na/Adv/DiskominfoKaltim)

