Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Pajak Kendaraan Perusahaan Dinilai Tak Adil, Guntur Soroti Ketimpangan Fiskal di Kaltim
    Advertorial

    Pajak Kendaraan Perusahaan Dinilai Tak Adil, Guntur Soroti Ketimpangan Fiskal di Kaltim

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraJuni 24, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Guntur. (Ist)

    Halonusantara.id, Samarinda – Ketimpangan kontribusi fiskal perusahaan besar yang beroperasi di Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menjadi perhatian serius DPRD. Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Guntur, mengungkapkan keprihatinannya terhadap rendahnya setoran pajak kendaraan dan alat berat yang masuk ke daerah, padahal infrastruktur Kaltim banyak dimanfaatkan oleh perusahaan-perusahaan tersebut.

    Menurut Guntur, banyak perusahaan besar yang mengeruk keuntungan dari sumber daya alam Benua Etam, namun tidak menunjukkan komitmen fiskal yang sepadan. Salah satu bentuk ketimpangan itu terlihat dari kendaraan operasional perusahaan yang justru menggunakan pelat nomor dari luar daerah.

    “Banyak kendaraan operasional perusahaan berplat luar daerah seperti B atau L, padahal setiap hari mereka menggunakan jalan-jalan di Kaltim. Ini tidak adil,” ujar Guntur.

    Ia menekankan pentingnya kesadaran perusahaan untuk melakukan balik nama kendaraan ke pelat KT (Kalimantan Timur), agar pendapatan dari pajak bisa masuk ke kas daerah sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD).

    “Kami mendorong agar mereka berkontribusi lebih adil. Pajak kendaraan itu nantinya digunakan untuk memperbaiki jalan-jalan yang mereka lalui setiap hari. Jadi logikanya, yang merusak ya ikut bertanggung jawab memperbaiki,” tegas legislator asal Kutai Kartanegara itu.

    Guntur menambahkan bahwa langkah konkret juga tengah dipersiapkan oleh Komisi II DPRD Kaltim. Salah satunya adalah memperkuat kerja sama dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk turun langsung ke lapangan, melakukan audit terhadap kendaraan dan alat berat yang selama ini belum terdata.

    “Kita tidak ingin hanya melihat laporan di atas kertas. Kami ingin turun langsung dan pastikan potensi pajak benar-benar tergarap,” ujarnya.

    Lebih lanjut, Guntur menyebut bahwa alat berat milik perusahaan merupakan potensi pajak besar yang selama ini belum dimaksimalkan. Padahal, sektor ini bisa memberikan kontribusi signifikan untuk percepatan pembangunan daerah.

    “Semakin besar PAD kita, semakin mandiri daerah ini dalam membangun. Itu sebabnya kontribusi perusahaan tidak boleh lagi setengah hati,” pungkasnya. (Eby/Adv)

    Halonusantara.id
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Kunjungi Outlet Susu Kambing Etawa, Putri berharap Kadin Kaltim jadi pelopor usaha sektor Peternakan

    Maret 30, 2026

    Street Run Ramadhan 2026 Hidupkan Malam Anggana, KNPI Kecamatan Anggana Gerakkan Semangat Ratusan Pemuda

    Maret 9, 2026

    Sekum DPK KNPI Loa Janan: Sunmori Jadi “Teror Mingguan”, Polisi Dinilai Lakukan Pembiaran Terbuka

    Januari 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,907 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,495 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,134 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,021 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.