Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Tragedi Muara Kate, Yenni Eviliana Minta Penambangan Ilegal Diusut hingga ke Akar Masalah
    Advertorial

    Tragedi Muara Kate, Yenni Eviliana Minta Penambangan Ilegal Diusut hingga ke Akar Masalah

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraJuni 19, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Yenni Eviliana. (Eby)

    Halonusantara.id, Samarinda – Ketegangan akibat aktivitas pertambangan ilegal kembali memakan korban jiwa. Peristiwa pembunuhan tragis terhadap seorang warga bernama Rusel di Dusun Muara Kate, Kecamatan Komam, Kabupaten Paser, menjadi sorotan tajam berbagai pihak, termasuk Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Yenni Eviliana.

    Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menilai, insiden ini tidak bisa dipandang sebagai kasus kriminal biasa, melainkan sebagai sinyal bahaya atas maraknya pertambangan tanpa izin yang beroperasi di wilayah tersebut.

    “Penegakan hukum harus tegas. Jangan sampai pelaku yang terlibat, termasuk aktor di balik layar, lolos dari jeratan hukum. Jika benar ada kaitan dengan tambang ilegal, semua harus dibongkar secara transparan,” ujar Yenni, Sabtu (28/6).

    Menurut informasi yang beredar, salah satu pelaku masih berstatus buron dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Namun yang lebih mengkhawatirkan, kata Yenni, adalah dugaan adanya kepentingan-kepentingan tersembunyi yang memicu kekerasan ini.

    Selain menyoroti aspek hukum, Yenni juga menanggapi wacana penggunaan jalan hauling milik perusahaan besar di wilayah tersebut oleh pihak ketiga. Ia menyatakan dukungan, namun dengan catatan bahwa penggunaan jalan tersebut harus diatur secara ketat agar tidak memicu konflik baru di lapangan.

    “Kita perlu memastikan akses infrastruktur tambang digunakan secara adil dan legal. Jika tidak ada keterbukaan dan pengawasan, konflik seperti di Muara Kate akan terus berulang,” katanya.

    Yenni pun mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan tragedi ini sebagai titik balik dalam penataan tambang di Kaltim, khususnya di daerah-daerah rawan konflik seperti Kabupaten Paser.

    “Kejadian ini harus jadi alarm peringatan. Pemerintah, aparat, dan perusahaan tambang harus duduk bersama mencari solusi jangka panjang, demi keselamatan masyarakat,” pungkasnya. (Eby/Adv)

    DPRD Kaltim Halonusantara.id
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Kunjungi Outlet Susu Kambing Etawa, Putri berharap Kadin Kaltim jadi pelopor usaha sektor Peternakan

    Maret 30, 2026

    Street Run Ramadhan 2026 Hidupkan Malam Anggana, KNPI Kecamatan Anggana Gerakkan Semangat Ratusan Pemuda

    Maret 9, 2026

    Sekum DPK KNPI Loa Janan: Sunmori Jadi “Teror Mingguan”, Polisi Dinilai Lakukan Pembiaran Terbuka

    Januari 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,907 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,495 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,134 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,021 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.