Halonusantara.id, Samarinda – Kabar gembira bagi komunitas seni, pelaku UMKM, dan pegiat ekonomi kreatif di Kalimantan Timur (Kaltim). Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim secara resmi membuka akses gratis ke Gedung Kreatif di kawasan Temindung, Samarinda. Namun, ada satu syarat penting: kegiatan yang diselenggarakan di sana bukan untuk tujuan komersial, melainkan murni untuk penguatan kapasitas dan kompetensi.
“Tempat di Temindung itu gratis. Cukup bersurat ke kami. Yang penting kegiatan di situ bukan untuk cari keuntungan, tapi untuk penguatan kapasitas atau kompetensi,” tegas Kepala Dispar Kaltim, Ririn Sari Dewi, Sabtu (12/7/25).
Ririn menegaskan bahwa fasilitas ini disediakan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sumber daya manusia di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Bukan sebagai tempat penyewaan atau ruang bisnis, melainkan sebagai wadah kolaborasi dan pengembangan diri bagi komunitas lokal.
Berbagai komunitas seni seperti musik, teater, film, fotografi, hingga pengrajin lokal didorong untuk memanfaatkan ruang ini sebagai lokasi latihan, diskusi, pameran kecil, hingga workshop. Sepanjang tidak ada unsur komersialisasi, seluruh kegiatan bisa dilakukan secara gratis hanya dengan mengajukan surat permohonan.
“Kami ingin tempat ini jadi milik bersama, bukan tempat yang disalahgunakan untuk mencari profit pribadi,” ujarnya.
Dispar Kaltim juga secara aktif menggunakan gedung tersebut untuk pelatihan peningkatan kapasitas pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif, termasuk UMKM dan kreator muda.
Menurut Ririn, pemberdayaan SDM adalah fondasi utama dalam membangun industri kreatif yang berkelanjutan.
“Hari ini juga sedang ada pelatihan di sana. Fokusnya pada pengembangan kapasitas pelaku wisata dan ekonomi kreatif lokal,” jelasnya.
Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menyediakan fasilitas publik yang fungsional dan tidak memungut biaya bagi kegiatan bermanfaat.
Ririn berharap Gedung Temindung bisa menjadi rumah bersama, tempat bertemunya ide, bakat, dan semangat kolaborasi.
“Kami terbuka untuk siapa pun yang ingin tumbuh bersama. Tapi tentu harus dengan semangat berbagi, bukan mencari untung pribadi,” tutupnya. (Na/Adv/DiskominfoKaltim)

