Halonusantara.id, Samarinda – Di tengah masa transisi politik pasca-Pemilu 2024, Partai Gerindra Kalimantan Timur mulai memperlihatkan arah geraknya untuk lima tahun ke depan. Agenda makan siang dan temu kader yang digelar DPD Gerindra Kaltim di Samarinda, Sabtu (7/6/2025), bukan sekadar seremoni internal, melainkan penegasan strategi jangka panjang partai.
Hadir dalam acara tersebut Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, yang juga merupakan Sekretaris DPD Gerindra Kaltim. Di hadapan para pengurus partai dari tingkat provinsi hingga cabang, Seno menyampaikan pentingnya konsolidasi organisasi sebagai kunci memenangkan kontestasi politik mendatang, termasuk Pemilu 2030.
“Ini bukan hanya ajang silaturahmi. Ini adalah awal dari kerja politik serius. Kita harus memperkuat barisan dari sekarang, bukan nanti,” tegasnya saat ditemui usai kegiatan.
Menurut Seno, waktu lima tahun ke depan merupakan periode krusial untuk membangun struktur partai yang solid dan siap tempur. Ia secara tegas menginstruksikan seluruh DPC untuk segera merapikan organisasi hingga ke tingkat ranting dan anak ranting.
Tidak hanya itu, ia juga meminta kader Gerindra yang duduk di legislatif agar benar-benar aktif dan hadir di tengah masyarakat.
“Kerja politik bukan hanya soal kehadiran fisik di kantor dewan. Itu tentang seberapa nyata kontribusi kita di lapangan. Saya ingin semua legislator dari Gerindra menjadi penggerak dan penghubung aspirasi rakyat,” ujarnya.
Acara yang berlangsung di Kantor DPD Gerindra Kaltim di Jalan Kadrie Oening ini dikemas dalam suasana kekeluargaan, namun sarat dengan arah strategis. Dalam kesempatan tersebut, Seno juga mengingatkan pentingnya membangun keselarasan visi antara struktur inti partai dan organisasi sayap.
Ia bahkan memanfaatkan momen bulan Zulhijjah dan perayaan Iduladha sebagai inspirasi gerakan politik yang berbasis nilai.
“Semangat Iduladha adalah semangat pengorbanan dan keikhlasan. Itu juga yang harus jadi nafas perjuangan kita di Gerindra melayani rakyat dengan tulus, bukan untuk pencitraan,” kata Seno.
Ia juga mengingatkan seluruh elemen partai agar tidak terlena dengan hasil Pemilu 2024, dan mengajak seluruh kader menjadikan tahun-tahun awal pasca pemilu sebagai masa pembangunan fondasi kemenangan.
“Kalau kita menunggu hingga menjelang pemilu baru bersiap, kita akan terlambat. Tahun pertama ini justru yang paling menentukan,” jelasnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari konsolidasi internal DPD Gerindra Kaltim yang digagas secara berkala, sebagai upaya memperkuat koordinasi dan menyamakan arah perjuangan partai menuju kontestasi politik 2030.
Dengan kepemimpinan Seno Aji di jajaran eksekutif daerah dan struktur partai, Gerindra Kaltim tampak bersiap lebih awal dan lebih rapi. (Na/Adv/DiskominfoKaltim)

