Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Dorong Pertanian, Didik Agung Nilai Kukar Bisa Jadi Lumbung Pangan Kaltim
    Advertorial

    Dorong Pertanian, Didik Agung Nilai Kukar Bisa Jadi Lumbung Pangan Kaltim

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraJuli 7, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Anggota Komisi I DPRD Kaltim, Didik Agung Eko Wahono. (Ist)

    Halonusantara.id, Samarinda — Ketahanan pangan dinilai sebagai kunci strategis dalam mendorong kemandirian ekonomi di Kutai Kartanegara (Kukar). Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Timur, Didik Agung Eko Wahono, menilai potensi pertanian di daerah tersebut sangat besar, namun belum dimaksimalkan sebagai kekuatan ekonomi utama.

    “Dengan luas lahan dan kesuburan tanah yang dimiliki, Kukar seharusnya bisa menjadi pusat pangan untuk Kalimantan Timur. Tapi kita belum menjadikannya sebagai kekuatan ekonomi daerah,” ujar Didik.

    Menurutnya, pengembangan sektor pangan tidak boleh hanya dipandang dari sisi konsumsi masyarakat, tetapi harus dijadikan peluang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis petani lokal. Ia mendorong agar sektor ini dilandasi oleh inovasi teknologi, penguatan kelembagaan petani, serta jaminan infrastruktur dan distribusi hasil pertanian yang efisien.

    “Pemerintah harus hadir dalam seluruh rantai produksi, dari bibit sampai ke pemasaran. Kalau petani didukung penuh, maka mereka bisa menjadi motor penggerak ekonomi lokal,” katanya.

    Didik juga menyoroti pentingnya strategi pembangunan pertanian jangka panjang yang memperkuat ekosistem UMKM dan membuka lapangan kerja. Ia menilai, sektor pertanian berpotensi menjadi pilar ekonomi alternatif di tengah dominasi sektor tambang yang sifatnya tidak terbarukan.

    “Kita perlu mulai mengalihkan perhatian dari sektor ekstraktif. Ketahanan pangan bukan hanya soal kedaulatan konsumsi, tapi juga peluang ekonomi yang berkelanjutan,” jelasnya.

    Lebih jauh, ia mendorong terbangunnya kemitraan yang setara antara petani, pelaku usaha, dan pemerintah. Didik menekankan perlunya regulasi dan insentif agar petani tidak terus-menerus berada dalam posisi lemah dalam rantai distribusi.

    “Kalau sektor pertanian dibina secara serius, Kukar bisa membuktikan bahwa kemandirian ekonomi tidak harus selalu bertumpu pada batubara atau migas,” tandasnya. (Eby/Adv)

    DPRD Kaltim Halonusantara.id
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Kunjungi Outlet Susu Kambing Etawa, Putri berharap Kadin Kaltim jadi pelopor usaha sektor Peternakan

    Maret 30, 2026

    Street Run Ramadhan 2026 Hidupkan Malam Anggana, KNPI Kecamatan Anggana Gerakkan Semangat Ratusan Pemuda

    Maret 9, 2026

    Sekum DPK KNPI Loa Janan: Sunmori Jadi “Teror Mingguan”, Polisi Dinilai Lakukan Pembiaran Terbuka

    Januari 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,904 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,495 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,134 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,019 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.