Halonusantara.id, Kutai Kartanegara – Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-22 yang digelar di Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi momen penting untuk menumbuhkan kembali budaya gotong royong di tengah masyarakat.
Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, menilai gotong royong memiliki dampak signifikan dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.
Ahmad Yani mengatakan, selama ini gotong royong terbukti efektif membantu berbagai kegiatan pembangunan di masyarakat. Mulai dari pembangunan jalan desa, pembersihan lingkungan, hingga kegiatan sosial keagamaan, semua dapat terlaksana lebih cepat dengan semangat kebersamaan.
“Kalau kita mengandalkan anggaran murni saja, tentu ada keterbatasan. Tapi kalau masyarakat bergotong royong, pembangunan akan jauh lebih cepat dan biaya pun lebih efisien,” tegasnya saat ditemui, Senin (21/7/2025).
Menurutnya, gotong royong bukan hanya tentang kerja bakti bersama, tetapi juga bentuk nyata kepedulian masyarakat dalam mendukung program pemerintah.
Ia menjelaskan, semangat kolektif ini juga dapat menjadi modal sosial yang kuat untuk menjaga persatuan masyarakat, khususnya dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.
Ahmad Yani menambahkan, DPRD Kukar selalu mendorong pemerintah daerah untuk menjadikan budaya gotong royong sebagai salah satu pendekatan dalam pelaksanaan program pembangunan desa dan kelurahan.
“Kalau kita angkat beban bersama-sama, maka semuanya akan terasa ringan,” ungkapnya.
Ia berharap BBGRM dapat menjadi pemicu untuk kembali menumbuhkan semangat kerja sama di masyarakat agar pembangunan di Kukar dapat berjalan maksimal dan merata. (Hf/Adv)

