Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Anhar Dorong Literasi Digital Jadi Benteng Pelajar dari Dampak Negatif Medsos
    Advertorial

    Anhar Dorong Literasi Digital Jadi Benteng Pelajar dari Dampak Negatif Medsos

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraSeptember 17, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar. (Ist)

    Halonusantara.id, Samarinda – Perkembangan teknologi digital yang semakin cepat membuat literasi digital bagi pelajar menjadi kebutuhan mendesak. Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar, menilai generasi muda tidak cukup hanya menjadi pengguna, tetapi harus dibekali kemampuan menyaring dan memanfaatkan teknologi secara sehat serta produktif.

    “Literasi digital bukan sekadar pintar membuka aplikasi. Anak-anak harus tahu bagaimana menjaga diri dari dampak negatif media sosial sekaligus memanfaatkannya untuk hal-hal yang membangun karakter,” ujar Anhar.

    Ia mengapresiasi sejumlah komunitas yang sudah bergerak aktif. Salah satunya Kopri PMII yang berkolaborasi dengan PKK dan pemerintah kelurahan dalam menggelar program literasi di sekolah. Kegiatan tersebut dinilai mampu menjangkau pelajar melalui pendekatan pendidikan, budaya, hingga pembinaan sosial-politik.

    “Gerakan seperti ini nyata manfaatnya. Mereka membantu anak-anak memahami bagaimana menggunakan media sosial secara sehat dan bagaimana teknologi bisa menunjang pengembangan diri,” tegasnya.

    Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan DPRD Samarinda siap mendukung gerakan literasi digital dengan memperkuat sinergi antara komunitas kepemudaan dan pemerintah.

    Menurutnya, pengaruh media sosial tidak boleh dianggap remeh karena dampaknya bisa langsung dirasakan anak-anak maupun remaja.

    “Kalau tidak dibentengi dengan pemahaman yang benar, media sosial bisa memberi pengaruh besar dan negatif. Karena itu, kolaborasi semua pihak sangat diperlukan,” jelasnya.

    Lebih jauh, Anhar menegaskan DPRD akan terus membuka ruang kerja sama dengan komunitas kepemudaan. Sinergi ini, menurutnya, penting untuk membangun kesadaran kolektif agar generasi muda lebih siap menghadapi tantangan era digital.

    “Ini bukan hanya soal memberikan edukasi, tapi juga menanamkan kesadaran bersama bahwa dunia digital harus dihadapi dengan bijak. Kalau anak-anak kita cerdas secara digital, mereka akan jadi kekuatan bagi kemajuan kota,” tutupnya. (EbyAdv)

    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Budianto Bulang Perkuat Nilai Kebangsaan Melalui Sosialisasi Perda Sampai ke Desa Terpencil

    Desember 17, 2025

    DPRD Kaltim Bentuk Pansus CSR, Dorong Perusahaan Beri Manfaat untuk Masyarakat

    Desember 17, 2025

    Sarkowi: Konsistensi Aparat dan Kesadaran Masyarakat Kunci Penegakan Hukum

    Desember 17, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,904 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,494 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,133 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,019 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.