Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Puncak Perayaan Erau Adat Kutai 2026 Dipadati Ribuan Masyarakat
    Advertorial

    Puncak Perayaan Erau Adat Kutai 2026 Dipadati Ribuan Masyarakat

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraSeptember 27, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
    Ribuan masyarakat mengikuti Tradisi Belimburnpada Festival Erau Adat Kutai 2026 di depan Museum Mulawarman, Tenggarong. (HALONUSANTARA/HB)

    Halonusantara.id, Kutai Kartanegara – Ribuan masyarakat Kutai Kartanegara memenuhi puncak perayaan Festival Adat Kutai 2026. Namun, puncak tidak hanya menjadi ruang pelestarian tradisi Kutai Kartanegara (Kukar).

    Bagi Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono, nilai kebersamaan dalam tradisi tersebut juga dapat menjadi inspirasi bagi pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

    Hal itu disampaikan Basuki saat menghadiri prosesi Ngulur Naga dan Belimbur sebagai penutup Erau Adat Kutai 2026 di kawasan Museum Mulawarman, Tenggarong, Minggu (27/9/2026).

    Ribuan masyarakat hadir untuk menyaksikan prosesi puncak festival budaya tahunan tersebut.

    Basuki mengatakan Erau menunjukkan kedekatan antara pemimpin dan masyarakat. Nilai tersebut dinilai relevan dengan pembangunan IKN yang tetap perlu memperhatikan budaya lokal.

    “Ini adalah pemersatu antara pemimpin dan rakyatnya, antara pemimpin dan lingkungannya. Ini juga menginspirasi kami di IKN membangun kota yang cerdas dan futuristik, tapi tidak melupakan budaya lokalnya,” kata Basuki.

    Menurut Basuki, OIKN telah merencanakan pembangunan pusat kebudayaan Nusantara di kawasan IKN. Kebudayaan Kutai Kartanegara disebut akan menjadi salah satu bagian yang dihadirkan dalam pusat kebudayaan tersebut.

    Ia juga membuka peluang agar Erau dapat digelar di kawasan IKN pada tahun-tahun mendatang. Pelaksanaannya, kata dia, dapat disesuaikan dengan karakter dan kondisi kawasan IKN.

    “Sultan minta begitu. Mungkin tahun-tahun depan. Tapi yang jelas Erau asik,” tuturnya.

    Sementara itu, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan prosesi Ngulur Naga dan Belimbur menjadi penanda berakhirnya rangkaian Erau Adat Kutai 2026.

    “Hari ini kita melaksanakan kegiatan hari terakhir Erau, mengulur naga dan beberapa prosesi lainnya ditutup dengan Belimbur. Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan baik dan lancar,” ujar Aulia.

    Aulia mengatakan Belimbur memiliki makna lebih dari sekadar tradisi yang diikuti masyarakat. Prosesi tersebut mengandung filosofi penyucian diri dan saling membersihkan.

    Ia berharap nilai tersebut tidak hanya dimaknai saat pelaksanaan Erau, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari.

    “Filosofinya itu menyucikan diri, saling membersihkan diri satu dengan yang lain. Kita berharap dengan adanya kegiatan ini bisa benar-benar terwujud dalam kehidupan kita sehari-hari,” katanya.

    Menurut Aulia, Erau juga menjadi momentum untuk mengingat kembali sejarah panjang Kukar yang berkaitan dengan Kerajaan Kutai Ing Martadipura.

    “Kita diingatkan bahwa Kabupaten Kutai Kartanegara merupakan bagian dari Kerajaan Kutai pada dulunya, dan Kerajaan Kutai Ing Martadipura sudah ada sejak beribu-ribu tahun yang lalu,” jelasnya.

    Karena itu, Aulia mengajak masyarakat menjaga warisan sejarah dan budaya tersebut sekaligus menjadikannya bagian dari semangat membangun daerah.

    “Kita wajib menjaga daerah kita dengan semangat Erau Adat 2026,” tegasnya.

    Aulia menambahkan, tingginya kehadiran masyarakat menjadi salah satu hal yang terlihat dalam pelaksanaan Erau tahun ini. Antusiasme tersebut sejalan dengan tema Erau Adat Kutai 2026, yakni “Raja Menjamu Rakyatnya”.

    “Kita sangat senang sekali melihat masyarakat menikmati Erau. Sesuai dengan tema kita, raja menjamu rakyatnya. Rakyat memiliki Erau ini sendiri,” ungkapnya.

    Ia berharap hubungan antara masyarakat, pemerintah dan Kesultanan Kutai Kartanegara tetap terjaga sehingga nilai kebersamaan dalam Erau dapat terus diwariskan pada pelaksanaan berikutnya. (HB/ADV)

    DISKOMINFO KUKAR Halonusantara.id kukar Kutai Kartanegara Pemkab Kukar
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Disperindag Kukar Perkuat Penataan Pasar Tangga Arung Square

    September 27, 2026

    Pemkab Kukar Dorong Komunitas Musik Tradisional Konsisten Berkarya

    September 27, 2026

    Penerangan Jalan Diperluas, Pemkab Kukar Bangun LPJU hingga Wilayah Pesisir

    September 26, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    Penguatan Peran Penghubung Komisi Yudisial Jadi Kunci Menjaga Integritas Hakim

    September 17, 20262,011 Views

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,909 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,501 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,135 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.