Halonusantara.id, Kutai Kartanegara — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akan melibatkan Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI dalam pendampingan kepala sekolah untuk mendorong lahirnya berbagai inovasi di tingkat satuan pendidikan.
Pendampingan tersebut diarahkan kepada kepala sekolah SD dan SMP yang berada di bawah kewenangan Pemkab Kukar.
Kepala LAN RI Muhammad Taufiq mengatakan, kepala sekolah memiliki posisi penting dalam menentukan arah pengembangan sekolah dan kualitas peserta didik.
“Kita akan dorong kemampuan mereka untuk mendorong inovasi-inovasi sekolah, karena mereka ujungnya nanti untuk persiapan anak-anak didik yang berkualitas,” kata Taufiq saat berkunjung ke Pendopo Bupati Kukar, Tenggarong, Kamis (1/10/2026) malam.
Menurut Taufiq, inovasi di lingkungan sekolah perlu didukung kemampuan kepemimpinan yang baik. Karena itu, kerja sama dengan Pemkab Kukar tidak hanya diarahkan pada peningkatan kapasitas aparatur secara umum, tetapi juga pada kemampuan kepala sekolah dalam mengembangkan program yang memberikan hasil nyata.
Ia juga mendorong aparatur pemerintah menerapkan pola kerja tim yang berorientasi pada hasil atau outcome.
Menurutnya, pola tersebut semakin relevan di tengah efisiensi anggaran dan keterbatasan sumber daya. Kondisi tersebut justru dapat mendorong munculnya cara kerja yang lebih kreatif.
“Kita mendorong cara kerja secara teamwork yang berorientasi pada outcome, sehingga dengan di tengah efisiensi ini, birokrasi mampu bekerja dengan keterbatasan,” ujarnya.
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, pendampingan LAN RI diharapkan dapat membantu kepala sekolah lebih percaya diri dalam menjalankan berbagai inovasi di sekolah.
Menurut Aulia, sekolah sebenarnya memiliki banyak ruang untuk mengembangkan program. Namun, kepala sekolah terkadang masih ragu ketika harus mengambil keputusan karena mempertimbangkan kesesuaian langkah yang dilakukan dengan aturan.
“Banyak sekali inovasi-inovasi yang bisa dilaksanakan oleh para kepala sekolah. Akan tetapi kadangkala kawan-kawan kepala sekolah ini bingung dalam mengambil tindakan, apakah langkah ini benar atau tidak,” kata Aulia.
Karena itu, Pemkab Kukar berharap pendampingan LAN RI dapat membantu kepala sekolah memahami ruang inovasi sekaligus mengelola sumber daya yang dimiliki sekolah secara tepat.
Salah satunya berkaitan dengan pemanfaatan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA).
Aulia menilai pendampingan tersebut dapat membuka ruang bagi kepala sekolah untuk mengembangkan program yang lebih sesuai dengan kebutuhan masing-masing sekolah.
“Dengan pendampingan dari LAN ini maka akan muncul inovasi-inovasi yang ada di sekolah-sekolah kita,” ujarnya.
Kerja sama Pemkab Kukar dan LAN RI sendiri selama ini juga mencakup pengembangan sumber daya manusia aparatur melalui sejumlah pelatihan kepemimpinan, seperti Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) dan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN). (HB/ADV)

