Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Metropolis»Izin Pematangan Lahan Belum Keluar, Kegiatan Sudah Berjalan, Jasno : Pemkot Harus Ambil Tindakan Tegas
    Metropolis

    Izin Pematangan Lahan Belum Keluar, Kegiatan Sudah Berjalan, Jasno : Pemkot Harus Ambil Tindakan Tegas

    RedaksiBy RedaksiSeptember 22, 2021Tidak ada komentar2 Mins Read

    halonusantara.id, Samarinda – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda bersama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda menggelar Rapat Paripurna tentang Pengesahan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2021.

    Dalam Rapat, setiap Fraksi memberikan masukan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terkait arah Pembangunan dalam APBD-Perubahan, salah satunya fraksi yang memberikan masukan yakni Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) yang disampaikan langsung oleh Jasno, Anggota Komisi III DPRD Samarinda.

    Jasno mengatakan, bahwa pandangan Fraksi PAN kali ini yakni lebih kepada penanganan banjir di Samarinda, ia menjelaskan banjir tersebut sudah cukup parah apabila tidak ditanggulangi, sehingga perlu penanganan serius oleh Pemkot Samarinda.

    “Dulu di samarinda ada banyak titik rawan banjir, sekarang sudah tinggal 1 titik, yaa disamarinda. Makanya Pemkot harus fokus dalam penanganan banjir,” ucap Jasno saat dimintai keterangan usai Rapat Paripurna berlangsung, Rabu (22/9/2021).

    Ketua DPC PAN tersebut juga mengungkapkan bahwa ia bersama rekan fraksi di DPRD Samarinda mendorong agar Pemkot bisa menuntaskan banjir bukan hanya dari sector hilir saja, namun di wilayah hulu alias Samarinda Utara juga perlu menjadi perhatian dalam pelaksanaan penanganan banjir.

    “Samarinda utara itu banyak masalahnya jadi kalau bisa disana dulu yang harus di perhatikan”, ujarnya.

    Tak hanya itu, Anggota legislatif tersebut mengaku cukup geram dengan para pengembang yang sudah memotong lahan baru melakukan proses peizinan, sehingga hal inilah sebagai pemicu banjir di samarinda, bahkan ia menyinggung pengawasan Pemkot atas hal tersebut.

    “Banyak izin pematangan lahan, tapi sudahnya beroperasi, baru izin menyusul. Kita seperti hidup tanpa pemerintah,” tegasnya.

    Selain itu juga, Politikus asal PAN tersebut berharap kepada Pemerintah agar bisa tegas dalam proses izin pematangan lahan, bahkan perlu mengambil tindakan apabila terdapat pengembang yang melakukan pematangan lahan tanpa melakukan proses perizinan terlebih dahulu, karena dampaknya ini dirasakan oleh masyarakat sekitar.

    “Kalau tidak di ambil tindakan, yang kasihan ya masyarakat, bahkan upaya penanganan banjir pun tidak akan berhasil kalau hal-hal seperti itu tidak di tindak,” pungkas Jasno. (MR)

    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Redaksi
    • Website

    Berita Terkini

    Polemik STS Muara Berau & Muara Jawa, HMI Harap DPRD Kaltim Kembali Turun Tangan

    Maret 15, 2024

    Ikatan Notaris Indonesia Kota Samarinda Bersama IPPAT Bagikan Takjil Sebanyak Dua Ribu

    April 9, 2023

    Santri TPQ Nurul Amin di Sanga sanga Bakal Punya Ruang Belajar Baru

    Maret 18, 2023
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,906 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,495 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,134 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,021 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.