Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim Soroti Lemahnya Pengawasan Tambang Ilegal yang Merusak Ekosistem
    Advertorial

    DPRD Kaltim Soroti Lemahnya Pengawasan Tambang Ilegal yang Merusak Ekosistem

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraMei 2, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Ilustrasi Tambang Ilegal Di Kaltim (Ist)

    Halonusantara.id, Samarinda – Kalimantan Timur kembali dikejutkan dengan maraknya perambahan hutan yang terjadi di kawasan Hutan Pendidikan Universitas Mulawarman (Unmu). Aktivitas tambang ilegal yang semakin merajalela menjadi penyebab utama kerusakan lingkungan dan ancaman bagi kelestarian ekosistem di wilayah tersebut.

    Masalah utama yang muncul kini adalah lemahnya pengawasan dan penegakan hukum terhadap aktivitas penambangan liar yang semakin merusak alam. Para pengamat lingkungan pun menyatakan kekhawatiran akan dampak jangka panjang yang ditimbulkan oleh praktik ilegal ini.

    Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Sarkowi V Zuhry, memberikan tanggapan tegas mengenai masalah ini. Menurutnya, meskipun pengawasan tambang adalah kewenangan pemerintah pusat, namun jumlah inspektur tambang yang terbatas membuat pengawasan menjadi kurang maksimal. “Pengawasan formal ada di pemerintah pusat melalui inspektur tambang. Tapi jumlahnya sangat terbatas. Mereka perlu didukung anggaran dan fasilitas agar bisa optimal,” ujar Sarkowi.

    Sarkowi menambahkan bahwa meskipun pengawasan utama berada di tangan pemerintah pusat, pemerintah daerah dan DPRD Kalimantan Timur juga harus memiliki peran aktif dalam menangani permasalahan ini. “Kita tidak bisa tutup mata. Daerah tetap wajib melapor dan berkoordinasi,” tegasnya.

    Selain itu, ia juga mengungkapkan tantangan besar dalam pengawasan yang dihadapi Kalimantan Timur, seperti luasnya wilayah dan banyaknya izin tambang yang tersebar. Oleh karena itu, sinergi antara pusat dan daerah sangat penting untuk mencegah terjadinya aktivitas ilegal yang merusak lingkungan.

    Tantangan pengawasan tambang ilegal di Kalimantan Timur membutuhkan perhatian serius dan kerja sama semua pihak agar kerusakan lingkungan yang terjadi bisa diminimalisir dan keberlanjutan ekosistem dapat terjaga. (Eby/Adv)

    DPRD Kaltim Halonusantara.id
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Kunjungi Outlet Susu Kambing Etawa, Putri berharap Kadin Kaltim jadi pelopor usaha sektor Peternakan

    Maret 30, 2026

    Street Run Ramadhan 2026 Hidupkan Malam Anggana, KNPI Kecamatan Anggana Gerakkan Semangat Ratusan Pemuda

    Maret 9, 2026

    Sekum DPK KNPI Loa Janan: Sunmori Jadi “Teror Mingguan”, Polisi Dinilai Lakukan Pembiaran Terbuka

    Januari 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,904 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,495 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,133 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,019 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.