Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda Minta Polemik Izin Gereja Toraja Diselesaikan Secara Bijak
    Advertorial

    DPRD Samarinda Minta Polemik Izin Gereja Toraja Diselesaikan Secara Bijak

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraMei 11, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Samri Saputra. (Ist)

    Halonusantara.id, Samarinda – DPRD Kota Samarinda meminta pemerintah daerah berhati-hati dalam menangani persoalan pembangunan Gereja Toraja di kawasan Samarinda Seberang. Belum terbitnya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) di tengah munculnya penolakan dari sebagian warga dinilai berpotensi menimbulkan gesekan sosial apabila tidak diselesaikan secara tepat.

    Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Samri Saputra, mengatakan persoalan rumah ibadah tidak hanya berkaitan dengan administrasi perizinan, tetapi juga menyangkut kondisi sosial masyarakat sekitar. Karena itu, menurutnya, pemerintah perlu mengedepankan pendekatan yang bijaksana dalam mengambil keputusan.

    “Masalah seperti ini harus dilihat secara menyeluruh. Selain aspek administrasi, kondisi sosial masyarakat juga perlu menjadi perhatian agar tidak memicu konflik,” ujarnya.

    Di sisi lain, Sekretaris Komisi I DPRD Samarinda, Ronal Stephen Lonteng, sebelumnya menyampaikan bahwa persyaratan pembangunan gereja disebut telah terpenuhi, termasuk rekomendasi dari Kementerian Agama. Dengan kelengkapan tersebut, ia menilai proses perizinan semestinya dapat dilanjutkan.

    “Kalau seluruh persyaratan sudah dipenuhi, seharusnya izin bisa diproses. Ini juga menyangkut hak masyarakat untuk menjalankan ibadah,” katanya.

    Permasalahan pembangunan gereja di Kelurahan Sungai Keledang mencuat setelah proses pembangunan terhenti akibat belum keluarnya izin resmi. Situasi tersebut semakin menjadi perhatian setelah adanya penolakan dari sebagian warga di sekitar lokasi.

    Sebagai upaya mencari solusi, DPRD Samarinda telah memfasilitasi rapat dengar pendapat yang melibatkan berbagai pihak. Namun hingga kini, belum ditemukan kesepakatan yang dapat diterima bersama.

    Samri menilai kondisi itu memerlukan langkah penyelesaian yang hati-hati dan komprehensif agar situasi tetap kondusif. Ia menekankan pentingnya dialog dan pendekatan yang tepat guna menjaga keharmonisan masyarakat.

    “Kalau memang ada potensi konflik, tentu perlu kajian dan komunikasi lebih lanjut supaya ditemukan solusi terbaik bagi semua pihak,” tegasnya.

    DPRD Samarinda berharap penyelesaian persoalan tersebut tetap memperhatikan keseimbangan antara kepastian hukum dan kondisi sosial masyarakat, sehingga kebebasan beribadah dapat terjamin tanpa mengganggu kerukunan antarwarga. (Eby/Adv)

    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    DPRD Samarinda Soroti Peredaran Narkoba di Gang Langgar, Minta Pemberantasan Dilakukan Menyeluruh

    Mei 18, 2026

    Relokasi Pergudangan ke Palaran Dinilai Jadi Solusi Kemacetan Samarinda

    Mei 12, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Rencana Sewa Kendaraan Dinas Rp160 Juta per Bulan

    Mei 9, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,907 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,495 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,134 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,021 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.