Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Penurunan APBD Kaltim Jadi Rp18 Triliun, DPRD Tekankan Pengelolaan Ketat
    Advertorial

    Penurunan APBD Kaltim Jadi Rp18 Triliun, DPRD Tekankan Pengelolaan Ketat

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraMei 7, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud. (Ist)

    Halonusantara.id, Samarinda — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur harus bersiap menghadapi tantangan baru di tahun 2026 dengan proyeksi penurunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang cukup signifikan. Dari sebelumnya sekitar Rp20 triliun, anggaran tahun depan diperkirakan menyusut menjadi Rp18 triliun. Penurunan ini terjadi akibat berkurangnya Dana Bagi Hasil (DBH) yang dialirkan pemerintah pusat.

    Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, menyatakan kekhawatirannya terhadap pengurangan anggaran tersebut. Menurutnya, berkurangnya DBH akan membatasi ruang fiskal pemerintah provinsi untuk menjalankan berbagai program pembangunan yang selama ini menjadi prioritas.

    “Yang jadi masalah itu berkaitan dengan penurunan APBD 2026. Gubernur menyampaikan dana bagi hasil menurun, dari Rp20 triliun menjadi Rp18 triliun. Ini cukup signifikan,” jelasnya.

    Hasanuddin atau yang akrab disapa Hamas menambahkan bahwa dari anggaran Rp18 triliun tersebut, tidak seluruhnya berada di bawah kendali pemerintah provinsi karena sebagian besar harus dialokasikan ke 10 kabupaten dan kota di Kaltim. Kondisi ini membuat fleksibilitas penggunaan anggaran menjadi semakin terbatas.

    “Yang Rp18 triliun itu tidak dimiliki seluruhnya oleh APBD provinsi, karena terbagi lagi untuk 10 kabupaten/kota di Kaltim,” terang Hamas.

    Untuk menyikapi situasi ini, Hamas menegaskan bahwa efisiensi menjadi kunci utama agar pelaksanaan program-program strategis tidak terganggu. Salah satu upaya yang telah dilakukan adalah dengan memusatkan pelaksanaan Musrenbang di kantor Gubernur guna menekan biaya operasional.

    “Makanya setiap ada kegiatan kita upayakan efisiensi seperti hari ini. Biasanya Musrenbang diadakan di luar, sekarang dilaksanakan di kantor Gubernur,” tukasnya.

    Dengan langkah-langkah efisiensi tersebut, diharapkan Kaltim tetap dapat menjalankan pembangunan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat maksimal bagi seluruh warga meskipun dengan anggaran yang lebih terbatas. (Eby/Adv)

    DPRD Kaltim Halonusantara.id Kalimantan Timur kaltim
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Kunjungi Outlet Susu Kambing Etawa, Putri berharap Kadin Kaltim jadi pelopor usaha sektor Peternakan

    Maret 30, 2026

    Street Run Ramadhan 2026 Hidupkan Malam Anggana, KNPI Kecamatan Anggana Gerakkan Semangat Ratusan Pemuda

    Maret 9, 2026

    Hadapi Tantangan Lingkungan IKN, Universitas Mulawarman Dorong Kolaborasi Tata Kelola Sampah Berkelanjutan

    Februari 13, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,904 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,495 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,133 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,019 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.