Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Tambang Ilegal yang Lama Ditinggal Picu Banjir dan Longsor di Kaltim
    Advertorial

    Tambang Ilegal yang Lama Ditinggal Picu Banjir dan Longsor di Kaltim

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraMei 17, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Timur (Kaltim) Bambang Arwanto. (Na)

    Halonusantara.id, Samarinda – Bencana banjir dan longsor yang melanda Desa Purwajaya, Kecamatan Loa Janan, Selasa (13/5/2025) lalu, membuka kembali luka lama terkait tambang ilegal yang tak direklamasi. Material longsoran dari tebing bekas galian tambang runtuh ke Sungai Margamulya, menyumbat aliran air dan menyebabkan banjir yang merendam belasan rumah warga.

    Data sementara mencatat 14 rumah terdampak, dengan empat warga mengalami luka-luka. Dua di antaranya dalam kondisi berat.

    Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalimantan Timur (Kaltim) Bambang Arwanto, yang turun langsung ke lokasi, menyebut penyebab utama bencana bukan hanya faktor alam. Struktur tanah yang tidak stabil akibat aktivitas tambang ilegal masa lalu dinilai memperparah dampak bencana.

    “Ada empat titik longsoran besar, dua di antaranya menutup aliran sungai dan memicu banjir,” ungkap Bambang, Sabtu (17/5/25).

    Ia menjelaskan bahwa wilayah tersebut merupakan eks tambang ilegal yang pernah beroperasi sekitar tahun 1999 hingga awal 2000-an. Tambang itu kini telah ditinggalkan, tanpa jejak pemilik dan tanpa proses reklamasi lahan.

    Kondisi tersebut memperkuat urgensi penanganan pascatambang yang lebih serius.

    Dinas ESDM berencana menggelar rapat koordinasi bersama BPBD, Dinas PU, FPPM, dan pihak swasta yang memiliki alat berat untuk segera melakukan normalisasi sungai.

    “Ini bukan pekerjaan yang bisa ditangani warga secara swadaya. Kami butuh keterlibatan lintas instansi agar pembersihan sungai bisa dilakukan secara cepat dan menyeluruh,” tegasnya

    Sementara itu, warga Desa Purwajaya mengaku kewalahan menghadapi tumpukan material yang menghalangi aliran air. Genangan air masih bertahan berhari-hari, dan permintaan bantuan alat berat telah diajukan ke pemerintah daerah.

    Kasus ini kembali menyoroti minimnya pengawasan terhadap lubang tambang lama yang terbengkalai di Kalimantan Timur. Tanpa identitas pelaku yang jelas, pertanggungjawaban hukum sulit ditegakkan.

    Pakar lingkungan dan aktivis lokal mendorong pemerintah untuk melakukan audit ekologis menyeluruh terhadap wilayah bekas tambang, serta memperkuat regulasi pascatambang yang selama ini lemah dalam implementasi.

    Tanpa langkah korektif yang serius, bencana akibat tambang ilegal bukan hanya menjadi ancaman lingkungan, tetapi juga bahaya nyata bagi keselamatan warga di sekitar.(Na/Adv/ DiskominfoKaltim)

    DISKOMINFO KALTIM Halonusantara.id
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Kunjungi Outlet Susu Kambing Etawa, Putri berharap Kadin Kaltim jadi pelopor usaha sektor Peternakan

    Maret 30, 2026

    Street Run Ramadhan 2026 Hidupkan Malam Anggana, KNPI Kecamatan Anggana Gerakkan Semangat Ratusan Pemuda

    Maret 9, 2026

    Sekum DPK KNPI Loa Janan: Sunmori Jadi “Teror Mingguan”, Polisi Dinilai Lakukan Pembiaran Terbuka

    Januari 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,906 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,495 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,134 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,021 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.