Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Silpa Tinggi di APBD Kaltim, DPRD Desak Evaluasi Total Perencanaan Anggaran
    Advertorial

    Silpa Tinggi di APBD Kaltim, DPRD Desak Evaluasi Total Perencanaan Anggaran

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraJuni 19, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Damayanti. (Eby)

    Halonusantara.id, Samarinda — Besarnya nilai Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) dalam APBD Kalimantan Timur kembali menjadi sorotan tajam. Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Damayanti, menilai Silpa yang melebihi Rp2 triliun merupakan indikator lemahnya perencanaan strategis oleh Pemerintah Provinsi Kaltim.

    “Ini angka yang tidak kecil, dan sangat disayangkan apabila tidak dimanfaatkan maksimal untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya

    Menurutnya, tingginya Silpa tidak hanya mencerminkan persoalan teknis dalam serapan anggaran, melainkan juga menunjukkan belum optimalnya tata kelola dan perencanaan yang matang oleh pemerintah daerah. Damayanti menekankan, dana sebesar itu seharusnya mampu menjawab kebutuhan masyarakat di sektor-sektor vital seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar.

    “Contohnya di Balikpapan, yang notabene kota besar di Kaltim, masih banyak sekolah dengan fasilitas yang minim dan ruang belajar yang terbatas. Dana ini seharusnya bisa menjawab kebutuhan mendesak seperti itu,” tegasnya.

    Lebih lanjut, Damayanti mengingatkan bahwa anggaran adalah alat utama dalam memenuhi hak-hak dasar masyarakat. Ketika penyerapan anggaran tidak optimal, hal itu berisiko memperlambat bahkan menghambat layanan publik yang semestinya dinikmati rakyat.

    “DPRD mendorong Pemprov agar lebih cermat dan realistis dalam menyusun rencana anggaran. Perencanaan yang lemah hanya akan mengorbankan masyarakat sebagai penerima manfaat,” lanjutnya.

    Sebagai solusi, ia mendorong evaluasi menyeluruh terhadap proses penganggaran yang dilakukan oleh masing-masing OPD. Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dan akurasi dalam penetapan program prioritas agar kasus Silpa besar tidak kembali terulang.

    “Jangan sampai ini jadi pola yang berulang setiap tahun. Uang rakyat seharusnya kembali ke rakyat dalam bentuk pelayanan dan pembangunan,” tutupnya. (Eby/Adv)

    DPRD Kaltim Halonusantara.id
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Kunjungi Outlet Susu Kambing Etawa, Putri berharap Kadin Kaltim jadi pelopor usaha sektor Peternakan

    Maret 30, 2026

    Street Run Ramadhan 2026 Hidupkan Malam Anggana, KNPI Kecamatan Anggana Gerakkan Semangat Ratusan Pemuda

    Maret 9, 2026

    Sekum DPK KNPI Loa Janan: Sunmori Jadi “Teror Mingguan”, Polisi Dinilai Lakukan Pembiaran Terbuka

    Januari 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,904 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,495 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,134 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,020 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.