Halonusantara.id, Kutai Kartanegara — Anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, Hairendra, menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian sebagai upaya strategis menjaga keberlanjutan ketahanan pangan di daerah. Ia menyoroti minimnya minat anak muda untuk terjun ke dunia pertanian, meskipun sektor ini merupakan tulang punggung ekonomi di banyak wilayah Kukar.
Menurut Hairendra, regenerasi petani menjadi pekerjaan rumah yang perlu segera diatasi bersama oleh semua pemangku kepentingan. Ia menyebut bahwa produksi padi yang menjadi komoditas andalan Kukar bisa terancam jika tidak ada upaya serius mengajak pemuda ikut terlibat di sektor pertanian.
“Harapan kami, pemuda bisa lebih eksis lagi ke depannya, apalagi PR terbesar kami ini lebih ke bidang pertanian. Regenerasi petani menjadi tantangan besar yang perlu dipikirkan bersama,” ujarnya.
Ia mengungkapkan bahwa modernisasi pertanian harus menjadi fokus utama untuk menarik minat generasi muda. Penggunaan alat dan sistem pertanian berbasis teknologi diyakini mampu membuat sektor ini lebih menarik, efisien, dan menguntungkan.
“Kami berharap, dengan adanya modernisasi, dapat meningkatkan hasil pertanian dan mengatasi ketergantungan terhadap petani tua. Peran pemuda sangat krusial untuk menjaga keberlanjutan sektor ini,” sambung politisi dari PDI Perjuangan itu.
Hairendra juga menambahkan bahwa generasi muda memiliki potensi besar dalam membawa perubahan lewat inovasi dan adaptasi terhadap teknologi, yang akan berdampak pada peningkatan produktivitas dan efisiensi pertanian di daerah.
“Dengan pendekatan yang lebih modern dan melibatkan generasi muda, kami harapkan sektor pertanian bisa lebih produktif dan berkelanjutan,” tutupnya. (Hf/Adv)

