Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Yenni Eviliana Kritik Minimnya Peran Strategis Perempuan di Ruang Redaksi
    Advertorial

    Yenni Eviliana Kritik Minimnya Peran Strategis Perempuan di Ruang Redaksi

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraJuli 7, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Yenni Eviliana. (Ist)

    Halonusantara.id, Samarinda — Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Yenni Eviliana, menyoroti perlunya perubahan cara pandang media dalam memosisikan perempuan. Ia menilai, perempuan masih kerap ditempatkan sebagai pelengkap, bukan sebagai pengambil keputusan strategis di industri media.

    “Masalahnya bukan sekadar jumlah perempuan di ruang redaksi, tetapi sejauh mana mereka dilibatkan dalam menentukan arah pemberitaan,” tegas Yenni.

    Ia mengkritik dominasi laki-laki di jajaran manajerial redaksi yang dinilainya mempersempit ruang gerak perempuan untuk tampil sebagai aktor utama. Budaya patriarkal dan stereotip gender, tambahnya, menjadi hambatan sistemik yang masih kuat membatasi kemajuan jurnalis perempuan.

    “Ketika ruang redaksi minim perspektif perempuan, jangan heran jika isu-isu perempuan sering luput atau diberitakan dengan bias,” ujarnya.

    Yenni menekankan bahwa media memiliki peran penting dalam membentuk opini publik dan pola pikir masyarakat. Ketimpangan gender dalam struktur redaksi, menurutnya, berpotensi menghasilkan narasi publik yang timpang dan tidak representatif.

    Sebagai langkah nyata, ia mendorong kolaborasi antara perusahaan media, institusi pendidikan jurnalistik, dan pemerintah daerah untuk membangun kebijakan internal yang berpihak pada kesetaraan gender. Termasuk di dalamnya pelatihan kepemimpinan bagi jurnalis perempuan dan penciptaan lingkungan kerja yang inklusif.

    “Perempuan tidak membutuhkan perlakuan istimewa, hanya kesempatan yang setara. Jika media mampu mencerminkan keadilan dan keragaman, maka publik pun akan mendapatkan informasi yang lebih sehat dan berimbang,” tegasnya.

    Yenni juga mengajak semua elemen masyarakat untuk mengubah paradigma bahwa perempuan layak berada di posisi pengambil kebijakan, bukan hanya simbol keberagaman.

    “Media yang adil terhadap perempuan adalah media yang adil terhadap semua,” pungkasnya. (Eby/Adv)

    DPRD Kaltim Halonusantara.id
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Kunjungi Outlet Susu Kambing Etawa, Putri berharap Kadin Kaltim jadi pelopor usaha sektor Peternakan

    Maret 30, 2026

    Street Run Ramadhan 2026 Hidupkan Malam Anggana, KNPI Kecamatan Anggana Gerakkan Semangat Ratusan Pemuda

    Maret 9, 2026

    Sekum DPK KNPI Loa Janan: Sunmori Jadi “Teror Mingguan”, Polisi Dinilai Lakukan Pembiaran Terbuka

    Januari 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,904 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,495 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,134 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,019 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.