Halonusantara.id, Kutai Kartanegara – Program pembentukan Koperasi Merah Putih di wilayah Kutai Kartanegara (Kukar), khususnya di Daerah Pemilihan (Dapil) VI, terus menunjukkan progres positif. Mayoritas desa telah merampungkan proses pendirian koperasi, yang digagas sebagai langkah memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal.
Anggota DPRD Kukar dari Dapil VI, Doni Ikhwani, mengapresiasi antusiasme masyarakat desa dalam mendukung program ini. Ia menyebut sebagian besar desa sudah menyelesaikan proses pembentukan koperasi, meskipun masih ada beberapa yang terkendala pada tahap legalitas.
“Alhamdulillah sudah terbentuk semua, tinggal beberapa desa lagi yang masih terkendala di pembuatan akta notaris. Tapi kita kawal terus untuk pembentukannya,” ujarnya.
Menurut Doni, kehadiran Koperasi Merah Putih berpotensi menjadi mesin penggerak ekonomi desa, khususnya dalam pengelolaan sektor unggulan seperti pertanian, perikanan, dan UMKM. Dengan pengelolaan kolektif melalui koperasi, potensi-potensi tersebut dinilai bisa lebih terarah dan berkelanjutan.
“Karena ini bagus untuk peningkatan ekonomi desa. Kita ingin ekonomi kerakyatan yang berbasis potensi lokal bisa lebih mandiri,” tambahnya.
Doni juga menekankan pentingnya percepatan penyelesaian administrasi legalitas, khususnya akta notaris, agar koperasi-koperasi yang sudah terbentuk dapat segera beroperasi secara resmi.
Ia menyebut, biaya pembuatan akta telah dianggarkan melalui Dana Desa, sehingga tinggal menunggu proses penyelesaian dari pihak terkait.
“Insya Allah akhir bulan ini semua desa bisa rampung. Kami di DPRD akan terus mendampingi dan memastikan koperasi ini benar-benar berjalan untuk kepentingan warga desa,” tutupnya. (Hf/Adv)

