Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»DPRD Kukar Bahas Penanganan Banjir Loa Janan Ulu dan Purwajaya, Relokasi Warga Jadi Opsi
    Advertorial

    DPRD Kukar Bahas Penanganan Banjir Loa Janan Ulu dan Purwajaya, Relokasi Warga Jadi Opsi

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraJuli 7, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Anggota Komisi III DPRD Kukar Hairendra. (Hf)

    Halonusantara.id, Kutai Kartanegara – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Komisi III menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) membahas penanganan banjir yang melanda wilayah Loa Janan Ulu dan Desa Purwajaya. RDP ini melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis serta perwakilan perusahaan yang beraktivitas di sekitar wilayah terdampak.

    Anggota Komisi III DPRD Kukar, Hairendra, menjelaskan bahwa rapat tersebut membahas sejumlah langkah penanganan banjir, mulai dari rencana jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang.

    “Kita bersama-sama menyusun solusi yang realistis dan terukur, yang bisa segera dijalankan sambil memikirkan langkah-langkah jangka panjang ke depan,” ujar Hairendra usai rapat, Senin (7/7/2025).

    Ia mengungkapkan, latar belakang RDP ini adalah banjir besar yang terjadi pada Mei lalu. Banjir tersebut disebabkan oleh tingginya debit air sungai yang tidak lagi mampu tertampung di muara Desa Purwajaya dan Loa Janan Ulu.

    “Terjadi sedimentasi yang cukup parah, ditambah banyaknya rumah warga yang berada di bantaran sungai. Normalisasi memang diperlukan, tetapi tidak bisa dilakukan sembarangan karena berkaitan dengan permukiman yang sudah padat,” jelasnya.

    Salah satu solusi yang tengah dibahas adalah opsi relokasi warga yang tinggal di tepi sungai. Namun demikian, Hairendra menegaskan bahwa langkah tersebut masih dalam tahap kajian awal.

    “Pihak desa dan aparat terkait diminta untuk mendata rumah-rumah yang berada di bantaran sungai. Setelah data lengkap, baru kita kaji apakah relokasi memang menjadi solusi terbaik,” ungkapnya.

    Terkait kemungkinan penyediaan lahan atau pembangunan rumah oleh pemerintah daerah, Hairendra menyebutkan bahwa hal itu juga masih dikaji lebih lanjut.

    “Kita sedang mencari tahu apakah masih tersedia lahan milik Pemkab yang memungkinkan untuk dijadikan lokasi relokasi,” katanya.

    Meski demikian, ia menegaskan bahwa relokasi belum menjadi keputusan akhir, melainkan hanya salah satu opsi yang saat ini tengah dibahas secara serius.

    “Betul, relokasi masih menjadi salah satu opsi. Belum ada keputusan final, semua masih dalam tahap pengkajian,” tandasnya. (Hf/Adv)

    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Budianto Bulang Perkuat Nilai Kebangsaan Melalui Sosialisasi Perda Sampai ke Desa Terpencil

    Desember 17, 2025

    DPRD Kaltim Bentuk Pansus CSR, Dorong Perusahaan Beri Manfaat untuk Masyarakat

    Desember 17, 2025

    Sarkowi: Konsistensi Aparat dan Kesadaran Masyarakat Kunci Penegakan Hukum

    Desember 17, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,907 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,495 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,134 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,021 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.