Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Ketua DPRD Kukar Tekankan Pentingnya Perencanaan Anggaran yang Realistis
    Advertorial

    Ketua DPRD Kukar Tekankan Pentingnya Perencanaan Anggaran yang Realistis

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraJuli 26, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani. (Hf)

    Halonusantara.id, Kutai Kartanegara – Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) menegaskan bahwa kondisi keuangan daerah tidak mengalami defisit sebagaimana yang kerap disalahartikan oleh sebagian pihak. Menurutnya, persoalan yang terjadi hanyalah penyesuaian antara rencana awal anggaran dan realisasi yang akhirnya ditetapkan dalam APBD.

    Ia menjelaskan bahwa perencanaan belanja daerah memang sempat dipatok cukup tinggi, namun setelah dilakukan pengkajian mendalam, ternyata estimasi pendapatan tidak mencapai angka semula.

    “Tidak ada defisit, karena memang keuangan itu awal rencananya tidak sesuai dengan mekanisme sebenarnya. Artinya perencanaan di awal itu tidak pas dan sesuai dengan rencana matang,” ungkapnya, Sabtu (26/7/2025).

    Dikatakannya, Pemkab Kukar awalnya menyusun proyeksi pendapatan daerah hingga Rp12 triliun. Namun setelah proses pendalaman dan penyesuaian, angka realistisnya berada di kisaran Rp10–11 triliun. Karena itu, penyusunan ulang terhadap rencana belanja perlu dilakukan agar tidak melebihi kemampuan fiskal yang tersedia.

    “Bahasa defisit itu artinya kita mau belanja banyak tapi uang sedikit. Kalau mau mudah ya jangan belanja banyak, secukupnya saja,” ujarnya.

    Menurutnya, pengelolaan keuangan daerah yang sehat justru ditandai dengan kemampuan menyelaraskan belanja dan pendapatan, tanpa memaksakan program yang tidak relevan atau belum mendesak. Ia mencontohkan, pada masa lalu Kukar hanya memiliki anggaran Rp5 triliun, namun pelayanan publik tetap berjalan dengan baik jika pengalokasian dilakukan secara cermat.

    “Intinya, bagaimana dengan anggaran yang ada masyarakat tetap sejahtera,” tegasnya.

    Oleh karena itu, ia mengingatkan agar dalam perencanaan APBD selanjutnya, fokus tetap diarahkan pada program-program yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat, dan tidak mengulang pola penyusunan yang terlalu optimistis tanpa basis hitung-hitungan yang kuat.

    “Harapan kami ke depan, belanja berkurang pun kita tetap fokus kepada belanja kerakyatan,” tandasnya. (Hf)

    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Budianto Bulang Perkuat Nilai Kebangsaan Melalui Sosialisasi Perda Sampai ke Desa Terpencil

    Desember 17, 2025

    DPRD Kaltim Bentuk Pansus CSR, Dorong Perusahaan Beri Manfaat untuk Masyarakat

    Desember 17, 2025

    Sarkowi: Konsistensi Aparat dan Kesadaran Masyarakat Kunci Penegakan Hukum

    Desember 17, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,906 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,495 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,134 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,021 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.