Halonusantara.id, KUTAI KARTANEGARA – Anggota Komisi IV DPRD Kutai Kartanegara, Akbar Haka, menyoroti nasib pekerja truk sampah dan petugas penyapu jalan yang disebutnya sebagai pejuang dalam kesunyian.
Dalam reses di Dapil I Tenggarong pada Sabtu (9/8/2025), Akbar menerima aspirasi mereka yang mengeluhkan kondisi kerja berat dengan fasilitas dan gaji yang tidak memadai.
“Truk sampah kondisinya memprihatinkan serta kotor, bau, bahkan masih ada pampers berisi kotoran di dalamnya. Gaji yang mereka terima pun tidak sebanding dengan beratnya pekerjaan,” ungkapnya.
Keluhan serupa datang dari petugas penyapu jalan. Menurut Akbar, mereka bekerja di segala kondisi cuaca, pagi hingga malam, namun pendapatan yang diterima belum layak.
“Sejak 2017 saya sering keliling tiap Jumat pagi, nongkrong sama mereka, bahkan bawakan sarapan. Keluhannya selalu sama: gaji minim, tapi tetap bekerja tanpa mengeluh,” katanya.
Akbar menegaskan akan memperjuangkan perbaikan fasilitas dan kesejahteraan bagi para pekerja lapangan ini, yang dinilainya menjadi garda terdepan menjaga kebersihan kota.
“Saya tampung aspirasinya dan akan saya perjuangkan melalui forum legislatif,” tandasnya. (Hf/Adv)

