Halonusantara.id, KUTAI KARTANEGARA – Sekretaris Komisi IV DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Muhammad Idham, menyoroti pentingnya transparansi dan pengawasan di pondok pesantren. Ia menilai, pondok merupakan lembaga strategis dalam membina akhlak sekaligus menyalurkan ilmu pengetahuan bagi anak-anak.
“Sebagai alumni pesantren, saya memahami pendidikan di pondok sangat lengkap. Namun, kejadian kurang baik bisa merusak reputasi pondok dan menimbulkan trauma bagi siswa,” ujar Idham, Jumat (22/8/2025).
Idham menekankan, setiap aktivitas di pondok sebaiknya diketahui orang tua agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga. Menurutnya, keterbukaan adalah kunci untuk memastikan anak-anak belajar di lingkungan yang aman.
“Pondok pesantren harus lebih terbuka, agar tidak ada keraguan. Ini juga bagian dari upaya DPRD menjaga kualitas pendidikan nonformal,” jelasnya.
DPRD Kukar, kata Idham, berkomitmen memastikan semua lembaga pendidikan, termasuk pesantren, mengutamakan keselamatan dan kesejahteraan siswa. Ia juga menyarankan agar setiap pondok memiliki mekanisme pengawasan internal serta laporan rutin kepada orang tua.
“Kolaborasi antara DPRD, pengurus pondok, dan orang tua sangat penting agar tercipta lingkungan belajar yang kondusif,” tegasnya.
Idham berharap perhatian tersebut dapat memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus menjadikan pesantren tetap sebagai lembaga unggulan dalam mencetak generasi muda yang berakhlak mulia, cerdas, dan berprestasi. (Hf/Adv)

