Halonusantara.id, Samarinda – DPRD Kota Samarinda menilai dukungan anggaran terhadap program pengendalian penduduk dan keluarga berencana (KB) di Kota Samarinda masih belum optimal. Keterbatasan pendanaan tersebut dinilai dapat memengaruhi efektivitas program dalam mengendalikan pertumbuhan penduduk di masa mendatang.
Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Anhar, mengatakan program keluarga berencana memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan pertumbuhan penduduk. Namun, pelaksanaan program dinilai belum maksimal akibat terbatasnya alokasi anggaran yang tersedia.
“Program pengendalian penduduk membutuhkan dukungan anggaran yang cukup agar manfaatnya benar-benar bisa dirasakan masyarakat,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).
Menurutnya, dampak dari lemahnya pengendalian jumlah penduduk memang tidak terlihat secara langsung, tetapi dalam jangka panjang dapat memicu berbagai persoalan sosial dan ekonomi. Mulai dari meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan hingga tekanan terhadap penyediaan lapangan pekerjaan.
“Jika tidak dikendalikan sejak awal, pertumbuhan penduduk bisa berdampak luas pada berbagai sektor pembangunan,” katanya.
Anhar juga menyoroti besarnya tanggung jawab Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana yang dinilai belum diimbangi dengan dukungan anggaran memadai. Kondisi tersebut disebut menjadi tantangan dalam mencapai target program secara efektif.
Ia turut mengungkapkan bahwa hasil evaluasi terhadap sejumlah program sebelumnya, termasuk Kampung KB, menunjukkan masih adanya kegiatan yang belum berjalan optimal di lapangan. Beberapa program dinilai lebih banyak bersifat administratif dan belum memberikan dampak signifikan bagi masyarakat.
“Hasil evaluasi menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan alokasi anggaran ke depan,” ungkapnya.
Meski begitu, DPRD Samarinda memastikan tetap membuka peluang penambahan dukungan anggaran bagi program-program yang memiliki perencanaan jelas serta memberikan dampak nyata kepada masyarakat.
“Kalau programnya terukur dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, tentu akan kami dorong untuk mendapat dukungan anggaran yang lebih besar,” tandasnya. (Eby/Adv)

