Halonusantara.id, Kutai Kartanegara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) berencana membuka pendaftaran Beasiswa Kukar Idaman Terbaik 2027 lebih awal, yakni pada Februari atau paling lambat Maret.
Langkah ini disiapkan agar calon penerima memiliki kesempatan mendaftar sebelum program beasiswa Gratispol milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) dibuka.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Kabupaten Kukar, Fathul Alamin, mengatakan perubahan jadwal tersebut merupakan hasil evaluasi pelaksanaan pendaftaran beasiswa pada 2026.
Menurutnya, pendaftaran Beasiswa Kukar Idaman Terbaik pada April lalu bertepatan dengan proses penerimaan calon penerima Gratispol. Kondisi itu menyebabkan sejumlah pendaftar beasiswa daerah tidak dapat melanjutkan proses karena telah terdata sebagai calon penerima program provinsi.
“Untuk tahun 2027 kita sudah rapat koordinasi dengan pihak Pemprov Kaltim. Kita akan buka lebih dahulu. Jadi, disepakati seluruh kabupaten/kota yang punya program beasiswa membuka lebih dulu, setelah tutup baru Pemprov yang buka berikutnya,” kata Fathul di Pendopo Odah Etam, Jumat (23/10/2026).
Ia menjelaskan, mekanisme Gratispol menggunakan data mahasiswa aktif di perguruan tinggi di Kalimantan Timur untuk menentukan calon penerima, yang kemudian diminta melakukan konfirmasi. Sementara itu, pendaftaran beasiswa daerah dilakukan melalui mekanisme tersendiri.
Akibat perbedaan mekanisme tersebut, sebagian mahasiswa yang mendaftar Beasiswa Kukar Idaman Terbaik tahun ini dinyatakan tidak dapat melanjutkan proses karena telah terdata sebagai calon penerima Gratispol.
Karena itu, Pemkab Kukar berencana membuka pendaftaran lebih awal agar masyarakat memiliki kesempatan yang lebih luas untuk mengakses beasiswa, baik kategori stimulan maupun tematik.
“Jadi nanti kita untuk tahun 2027 akan buka, rencananya di bulan Februari, paling lambat bulan Maret, sudah kita buka pendaftaran. Sehingga semua teman-teman itu punya kesempatan yang sama untuk mendaftar di beasiswa, baik yang stimulan maupun yang tematik,” ujarnya.
Selain mengubah jadwal pendaftaran, Pemkab Kukar juga berkomitmen mempertahankan kuota beasiswa pada 2027. Fathul menyebut jumlah penerima ditargetkan minimal sama dengan tahun ini, yakni sekitar 3.000 penerima lebih.
“Untuk tahun 2027, komitmen dari pemerintah daerah tidak ada pengurangan, jadi kuotanya minimal sama dengan tahun ini,” katanya.
Sementara itu, penyaluran Beasiswa Kukar Idaman Terbaik 2026 secara umum telah berjalan. Fathul mengatakan beasiswa stimulan untuk jenjang SMA, prestasi madrasah, dan S1 telah disalurkan seluruhnya.
Penyaluran tahap pertama beasiswa tematik juga telah diberikan kepada tiga penerima. Adapun bantuan pendidikan bagi santri pondok pesantren disalurkan pada 22 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional.
Dengan demikian, Pemkab Kukar masih menyisakan penyaluran beasiswa tematik tahap kedua untuk bidang kesehatan.
Fathul merinci, penyaluran beasiswa stimulan dan tematik tahap pertama mencapai sekitar Rp16 miliar. Sementara itu, bantuan pendidikan bagi santri pondok pesantren mencapai sekitar Rp6,5 miliar.
Secara keseluruhan, total penyaluran kedua program tersebut pada tahap pertama 2026 mencapai lebih dari Rp21 miliar. (HB/ADV)

