Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Bupati Kukar Minta Inovasi OPD Dievaluasi dan Diterapkan untuk Masyarakat
    Advertorial

    Bupati Kukar Minta Inovasi OPD Dievaluasi dan Diterapkan untuk Masyarakat

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraOktober 27, 2026Tidak ada komentar2 Mins Read
    Bupati Kukar Aulia Rahman Basri saat diwawancara. (HALONUSANTARA/HB)

    Halonusantara.id, Kutai Kartanegara – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) didorong memperkuat perannya dalam mengawal inovasi organisasi perangkat daerah (OPD), mulai dari pengembangan gagasan hingga penerapannya untuk menyelesaikan persoalan masyarakat.

    Dorongan tersebut disampaikan Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, saat membuka Pekan Inovasi dan Kreativitas Kukar 2026 di Gedung Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar, Selasa (27/10/2026).

    Aulia menilai, pengembangan inovasi membutuhkan pendampingan dan evaluasi agar gagasan yang dihasilkan tidak hanya menjadi dokumen atau laporan kegiatan, tetapi benar-benar diterapkan dalam pelayanan publik.

    Ia meminta BRIDA membantu mengidentifikasi persoalan strategis daerah, memfasilitasi pengembangan gagasan, mendokumentasikan praktik baik, serta mendorong penerapan inovasi yang terbukti memberikan manfaat.

    Menurutnya, inovasi juga tidak harus selalu berbentuk aplikasi atau teknologi baru. Penyederhanaan prosedur, percepatan pelayanan, dan pemanfaatan fasilitas yang tersedia dapat menjadi langkah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

    “Kita harus belajar dari keberhasilan, tetapi juga berani mengevaluasi kegagalan. Tidak semua gagasan akan langsung berhasil. Yang penting, setiap upaya dilakukan secara terukur, dievaluasi dengan jujur, dan diperbaiki berdasarkan pembelajaran,” katanya.

    Aulia menegaskan, keterbatasan anggaran tidak seharusnya menghalangi pemerintah daerah untuk memperbaiki pola kerja. Setiap OPD perlu mencari pendekatan yang lebih efektif agar sumber daya yang tersedia menghasilkan manfaat lebih besar.

    Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan inovasi tidak cukup diukur dari jumlah program baru yang diluncurkan. Dampaknya terhadap penyelesaian masalah dan peningkatan pelayanan publik harus menjadi tolok ukur utama.

    Melalui Pekan Inovasi dan Kreativitas Kukar 2026 yang mengusung tema Inovasi Tanpa Eksekusi Hanya Sebuah Ilusi, pemerintah daerah berharap ekosistem inovasi semakin kuat dan mampu mendorong perbaikan kinerja di seluruh OPD.

    “Saya ingin inovasi di Kutai Kartanegara dinilai dari hasilnya,” pungkasnya. (HB/ADV)

    DISKOMINFO KUKAR Halonusantara.id kukar Kutai Kartanegara Pemkab Kukar
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Urus Paspor Kini Lebih Dekat, Beranda Imigrasi Hadir di MPP Kukar

    Oktober 28, 2026

    Pangan Kukar Aman, Pemkab Prioritaskan Bantuan bagi Warga Terdampak Gagal Panen

    Oktober 28, 2026

    Bupati Kukar Ajak Pemuda Cegah Karhutla Lewat Edukasi Masyarakat

    Oktober 28, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    Penguatan Peran Penghubung Komisi Yudisial Jadi Kunci Menjaga Integritas Hakim

    September 17, 20262,014 Views

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,912 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,501 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,135 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.