Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Jalan Kematian Demokrasi, Nursobah: Demokrasi Bukan Peradaban Tua
    Advertorial

    Jalan Kematian Demokrasi, Nursobah: Demokrasi Bukan Peradaban Tua

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraFebruari 16, 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Nursobah DPRD Kota Samarinda. (Istimewa)

    Halonusantara.id, Samarinda – Demokrasi memang bukan peradaban tua dalam sejarahnya, karena kerajaan dan dinasty masih warisan sejarah yang sah. Tak terbantahkan sudah berbilang abad sebelum masehi.

    Sejarah Romawi, Persia adalah kekuasaan kerajaan besar dan Mongolia dalam diktatorisme yang kejam meluruhkan ide negara demokrasi dalam kelanjutan dinasty utara Eropa adalah Andalusia spanyol dan selatan adalah Damskus. Suriah yang terkena bencana saat ini sebelum pindah ke Bagdad Irak.

    Demokrasi Amerika baru 300 tahun usia dengan 58,2 persen pengaruhnya. Wajar masih bertaji karena “influence” mereka melingkupi 195 Negara dari 202 bangsa dalam organisasi PBB.

    Demokrasi memang sangat dinamis. Termasuk demokrasi omong kosong dalam diktatorisme. Tapi itu dulu yang ingin di-reinkarnasi peristiwanya.

    Makanya. Donald Trump tak lama dalam kuasa. Sebab bukan representasi demokrasi abad 21 yang pas. Lebih tepatnya mencoba hidupkan monokrasi dalam diktatorianisme. Itulah sebabnya hanya 1 periode.

    Jika ada yang sedang membuat jalan kematian demokrasi. Pada dasarnya sedang menggali kuburnya sendiri seperti ex. Presiden Trump. Memang Tiongkok dan Rusia bukan dalam demokrasi Amerika dan minim pengaruhnya. Tapi roda pemerintahannya banyak diikuti oleh pemimpin demokrasi saat berkuasa di dunia.

    Itulah sebabnya ekonomi dalam stagnasi pertumbuhan. Karena memenjarakan rakyat dalam sejahtera ekonomi lebih mudah dan gampang mengendalikannya. Tapi pasti tak lama kuasanya. Karena model non demokratis itu tidak lagi memiliki kompatibilitas saat ini. Atau tidak “kompatible”

    Timur tengah meski tak demokratis memang sejahtera dengan SDA. Tapi moderasi mereka mengarah pada tata kelola negara modern untuk industri jasa. Afrika dikekang dengan demokrasi hampa karena kemiskinan massif dalam desain diterbelakangkan.

    Adapun mengembalikan sistem dinasty gaya mongol, Tiongkok atau bingkai besar non Demokrasi adalah sistem usang yang tak punya akar kewarisan bangsa yang kuat lagi saat ini. Karena saat ini bukan masa pra sejarah apalagi primitive.

    Demokrasi ini memang bukan opsi akhir tapi. Keteraturan dalam 300 tahun telah memberi celah kreasi untuk partisipasi kolektif. Maka, mencipta kematian demokrasi bukan penawaran efektif untuk membuat sejarah kebaikan. (HN/ADV/Eko)

    DPRD Kaltim Halonusantara.id Kalimantan Timur
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Kunjungi Outlet Susu Kambing Etawa, Putri berharap Kadin Kaltim jadi pelopor usaha sektor Peternakan

    Maret 30, 2026

    Street Run Ramadhan 2026 Hidupkan Malam Anggana, KNPI Kecamatan Anggana Gerakkan Semangat Ratusan Pemuda

    Maret 9, 2026

    Sekum DPK KNPI Loa Janan: Sunmori Jadi “Teror Mingguan”, Polisi Dinilai Lakukan Pembiaran Terbuka

    Januari 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,906 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,495 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,134 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,021 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.