Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»1.900 Umat Hindu Jalani Nyepi di Desa Kerta Buana Kukar
    Advertorial

    1.900 Umat Hindu Jalani Nyepi di Desa Kerta Buana Kukar

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraMaret 22, 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
    Suasana perayaan Nyepi ini turut dirasakan di Desa Kerta Buana, L4, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

    Halonusantara.id, Tenggarong– Sebanyak 1.900 Umat Hindu di Desa Kerta Buana Kutai Kartanegara, hari ini, Rabu (22/3/2023) memperingati Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1945.

    Suasana perayaan Nyepi ini turut dirasakan di Desa Kerta Buana, L4, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

    Desa Kerta Buana dikenal sebagai Kampung Bali di Kutai Kartanegara. Mayoritas penduduknya menganut agama Hindu.

    “Jumlah warga Desa Kerta Buana ada 5.625 jiwa. Sedangkan, 1.969 jiwa atau 35 persen merupakan umat hindu,” kata Kepala Desa Kerta Buana I Dewa Ketut Adi Basuki, Rabu (22/3/2023).

    Sebagaimana diketahui, warga transmigrasi dari Bali pertama kali menempati kawasan Desa Kerta Buana, pada 1980. Tepatnya 11 Oktober 1980.

    Saat itu, 400 kepala keluarga asal Provinsi Bali bermigrasi dan bermukim di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Lokasinya dahulu diberi nama L4.

    Namun, kini, permukiman tersebut secara formal dinamai Desa Kerta Buana. Sudah berkembang dan dihuni hingga 1.969 jiwa.

    Meski sudah banyak terjadi persilangan perkawinan antarsuku di daerah ini, namun tak bisa menggerus ciri khas Desa Kerta Buana. Sejumlah ritual serta acara adat suku Bali rutin dilakukan.

    Seperti kesenian Joget Bumbung, Ngaben, dan kesenian Jegog. Pura yang menjadi tempat ibadah warga Hindu-Bali terlihat di setiap rumah.

    Meski demikian, tingkat toleransi antarsuku Bali dengan suku-suku lainnya di Desa Kerta Buana juga terbilang sangat tinggi. Masyarakat Non – Hindu bahkan menjaga kampung saat Nyepi.

    “Dukungan dari masyarakat Non Hindu di sini luar biasa, toleransi kita sudah terbentuk sejak lama. Kita biasa saling menjaga,” kata I Dewa Ketut Adi Basuki.

    Secara gerografis, Desa Kerta Buana berada di tengah-tengah Kecamatan Tenggarong Seberang atau kira-kira berjarak 12 kilometer dari ibu kota kecamatan.

    Sebelah barat desa ini berbatasan dengan Kecamatan Tenggarong. Sementara di selatan, berbatasan dengan Kota Samarinda. Sedangkan untuk di timur dan utara, berbatasan dengan Kecamatan Marangkayu serta Sebulu.

    Dalam tiap perayaan acara adat bagi warga Hindu-Bali di Desa Kerta Buana memang kerap menjadi daya tarik tersendiri.

    Bahkan tak jarang, sejumlah tamu dari pejabat asal Provinsi Bali juga hadir. Itulah juga yang membuatnya yakin bahwa khas suku Bali di kampungnya belum tergerus zaman.

    “Meski hanya setingkat desa, banyak acara di desa ini yang dianggap menarik bagi warga luar. Seperti acara mengarak Ogoh-Ogoh,” tuturnya.

    Terdapat empat pantangan yang diperhatikan saat Hari Raya Nyepi. Keempat pantangan itu disebut dengan Catur Brata Penyepian.

    Antara lain, Amati Geni berarti larangan untuk menyalakan api sepanjang hari, tidak memasak, tidak menyalakan lampu, yang juga berarti berpuasa dan tidak menikmati makanan atau minuman.

    Amati Karya berarti larangan untuk bekerja fisik karena fokus untuk melaksanakan tapa, brata, yoga, dan semadhi.

    Amati Lelanguan berarti larangan untuk mencari hiburan karena pikiran harus dipusatkan untuk mengingat dan memikirkan Ida Sang Hyang Widhi dan melakukan introspeksi diri.

    Amati Lalungan berarti larangan untuk bepergian karena tidak diperbolehkan untuk pergi dari area tapa brata dilaksanakan dan Gembak Geni sehari setelah Nyepi,(HN/Adv/AM)

    Halonusantara.id Kutai Kartanegara Pemkab Kukar
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Kunjungi Outlet Susu Kambing Etawa, Putri berharap Kadin Kaltim jadi pelopor usaha sektor Peternakan

    Maret 30, 2026

    Street Run Ramadhan 2026 Hidupkan Malam Anggana, KNPI Kecamatan Anggana Gerakkan Semangat Ratusan Pemuda

    Maret 9, 2026

    Sekum DPK KNPI Loa Janan: Sunmori Jadi “Teror Mingguan”, Polisi Dinilai Lakukan Pembiaran Terbuka

    Januari 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,906 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,495 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,134 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,021 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.