Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Samsun Prihatin Terhadap Lahan Pertanian Yang Beralih Fungsi
    Advertorial

    Samsun Prihatin Terhadap Lahan Pertanian Yang Beralih Fungsi

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraApril 17, 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Anggota DPRD Provinsi Kaltim, Muhammad Samsun

    Halonusantara.id, Samarinda -Kawasan industri dan pemukiman penduduk semakin menjamur di Benua Etam. Imbasnya banyak lahan-lahan pertanian di Kaltim harus dikorbankan dan beralih fungsi dari yang semestinya.

    Fenomena ini tentu membuat Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun cukup prihatin. Padahal jika dikelola dengan baik, lahan pertanian itu mampu menjadi penopang sektor perekonomian baru, serta mendukung upaya swasembada pangan menjelang pemindahan IKN di Kaltim.

    “Lahan pertanian kita semakin menyempit akibat alih fungsi lahan, dari yang semula pertanian, dirubah menjadi pemukiman. Bahkan parahnya lagi tak sedikit dialihkan untuk kegiatan pertambangan batu bara,” imbuh Samsun Senin (17/4/23).

    Samsun tidak memungkiri bahwa alih fungsi lahan pertanian lebih banyak ke sektor pertambangan.

    Walaupun sudah punya Perda tentang perlindungan lahan pertanian, pihaknya juga sudah punya undang-undang Minerba yang mengharamkan menambang di wilayah pertanian.

    “Selama lahan pertanian di dalamnya mengandung batu bara maka akan terus digali. Lalu kenapa petani membiarkan lahannya ditambang bahkan ditawarkan? Sebab jika dihitung hasil lahan pertanian sekarang tidak menarik dan menguntungkan, lebih baik menjualnya kepada perusahaan tambang,” ungkapnya.

    Oleh sebab itu, Politisi PDI-P ini menyarankan kepada petani pemilik lahan untuk mempertahankan lahannya agar tidak dijual ke perusahaan tambang untuk menjadikan Kaltim lumbung pangan.

    Lebih baik jika ditanam pohon buah, seperti menanam alpukat setiap tahun berbuah dan tanaman lainnya yang memiliki nilai ekonomis.

    “Permasalahannya adalah lahan kita banyak yang tidak produktif. Sehingga dialih fungsikan kegiatan pertambangan. Tambang pasti cari untung. Akhirnya tinggal menyisakan lubang-lubang tambang jika tidak produktif lagi,” tandasnya.(HN/Adv/ML)

    DPRD Kaltim Halonusantara.id Kalimantan Timur Kota Samarinda
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Kunjungi Outlet Susu Kambing Etawa, Putri berharap Kadin Kaltim jadi pelopor usaha sektor Peternakan

    Maret 30, 2026

    Street Run Ramadhan 2026 Hidupkan Malam Anggana, KNPI Kecamatan Anggana Gerakkan Semangat Ratusan Pemuda

    Maret 9, 2026

    Sekum DPK KNPI Loa Janan: Sunmori Jadi “Teror Mingguan”, Polisi Dinilai Lakukan Pembiaran Terbuka

    Januari 4, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,904 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,494 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,133 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,019 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.