Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda Minta Disdag Data Para Pedagang Secara Matang
    Advertorial

    DPRD Samarinda Minta Disdag Data Para Pedagang Secara Matang

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraOktober 13, 2023Tidak ada komentar2 Mins Read
    Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Fahruddin, (eko).

    Halonusantara.id, Samarinda – Relokasi pedagang pasar pagi yang diinisiasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mengalami pro dan kontra. Hal ini diminta oleh Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Fahruddin untuk melakukan pendataan secara matang.

    Menurutnya, Pemkot melalui Dinas Perdagangan harus merencanakan revitalisasi ini dengan matang sehingga tidak ada pedagang yang tidak terdata. Pasalnya, ada sebanyak 2.800 pedagang sehingga pendataan ini sangat penting untuk keberlanjutan nasib para pelaku usaha.

    “Kita ingin ini bisa didata dengan baik, jangan sampai ada pedagang yang tidak terdata, kasihan nanti mereka,” beber dia, Jumat (13/10/2023).

    Sehingga wacana revitalisasi tersebut dapat berjalan dengan baik. Disdag diharapkan dapat mengusahakan mendapat tempat dan mengakomodir seluruh pedagang. Mendata titik-titik kosong dan segera mencari tempat lain jika tidak cukup. Juga mengelompokkan pedagang berdasarkan jenisnya.

    “Titik-titik tadi misal pedagang kain di mana. Pedagang pasar basah di mana nanti itu didata dulu. Jadi Dinas Perdagangan mendata dulu ketersediaan tempat,” jelas Fahruddin , Jum’at (13/10/2023).

    Ia menilai Disdag perlu mencarikan tempat kosong di beberapa titik terhadap rencana pemindahan pedagang dari lokasi sebelumnya supaya para pedagang ini dapat terakomodir dengan baik.

    “Atau nanti yang tidak dapat tempat dicarikan, nanti dicarikan Dinas Perdagangan. Jadi tidak berhamburan lah. Nanti kan takutnya kacau sendiri kalau pada milih dan rebutan,” ucapnya.

    Kendati demikian, Fahruddin menyarankan, antara Disdag dan pedagang harus banyak melakukan komunikasi yang intens. Untuk meminimalisir dampak-dampak buruk pasca relokasi.

    “Disdag pun harusnya sering sharing dengan pedagang supaya tidak ada hal yang tidak diinginkan pasca relokasi,” pungkasnya. (HN/Adv/Eby)

    Dprd Kota Samarinda Halonusantara.id Kota Samarinda
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Disketapang Kukar Kembangkan Sorgum dan Jelai dari Budidaya hingga Pemasaran

    November 5, 2026

    DP3A Kukar Ingatkan Pentingnya Kesiapan Mental dalam Pernikahan Usia Dini

    November 5, 2026

    Sembilan Bus Sekolah Tersebar di Kukar, Dishub Bidik Wilayah Sulit Akses

    November 5, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    Penguatan Peran Penghubung Komisi Yudisial Jadi Kunci Menjaga Integritas Hakim

    September 17, 20262,014 Views

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,912 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,501 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,135 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.