Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Aini Faridah Dorong Pengembangan Wisata Budaya Sebagai Alternatif Ekonomi Kukar
    Advertorial

    Aini Faridah Dorong Pengembangan Wisata Budaya Sebagai Alternatif Ekonomi Kukar

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraAgustus 4, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Wakil Ketua DPRD Kukar Aini Faridah. (Hf)

    Halonusantara.id, Kutai Kartanegara — Wakil Ketua III DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Aini Faridah, menekankan pentingnya pengembangan sektor pariwisata sebagai alternatif ekonomi daerah yang berkelanjutan.

    Hal ini disampaikan dalam Rapat Pembahasan Rancangan Awal RPJMD Kukar 2025–2029 di ruang rapat Banmus DPRD Kukar, Senin (4/8/2025).

    Menurut Aini, Kutai Kartanegara memiliki potensi pariwisata yang tak kalah dari daerah lain di Indonesia, termasuk Bali. Ia menilai kekayaan budaya lokal, khususnya tradisi masyarakat adat, merupakan aset penting yang perlu dikembangkan menjadi daya tarik wisata unggulan.

    “Kita memiliki potensi besar, terutama dari sisi budaya masyarakat yang khas dan berbeda dengan daerah lain. Jika dikelola dengan baik, ini bisa menjadi kekuatan ekonomi baru,” ujarnya.

    Ia mencontohkan wilayah seperti Lekaq Kidau yang masih mempertahankan kearifan lokal masyarakat Dayak dan memiliki panorama wisata yang alami. Menurutnya, wilayah-wilayah seperti ini sangat potensial dikembangkan menjadi desa wisata.

    “Kalau kita serius mengembangkan dan mempromosikan daerah-daerah itu sebagai desa wisata, Insya Allah bisa memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD),” jelas Aini.

    Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa ketergantungan terhadap sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui, seperti tambang batu bara, tidak bisa menjadi fondasi ekonomi jangka panjang. Jika SDA habis, kata Aini, maka generasi mendatang berisiko kehilangan sumber kesejahteraan.

    “Kalau kita hanya mengandalkan tambang, ke depan anak cucu kita bisa miskin karena kekayaannya sudah habis. Tapi kalau kita galakkan sektor seperti pariwisata, pertanian, dan perikanan, itu bisa bertahan dan diwariskan,” tegasnya.

    Aini berharap pemerintah daerah dapat menjadikan sektor pariwisata sebagai bagian dari program prioritas dalam RPJMD 2025–2029. (Hf/Adv)

    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Budianto Bulang Perkuat Nilai Kebangsaan Melalui Sosialisasi Perda Sampai ke Desa Terpencil

    Desember 17, 2025

    DPRD Kaltim Bentuk Pansus CSR, Dorong Perusahaan Beri Manfaat untuk Masyarakat

    Desember 17, 2025

    Sarkowi: Konsistensi Aparat dan Kesadaran Masyarakat Kunci Penegakan Hukum

    Desember 17, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,907 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,495 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,134 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,021 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.