Halonusantara.id, Kutai Kartanegara – Setelah sempat mengalami kekosongan kursi pimpinan pasca wafatnya almarhum Junaidi, DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) akhirnya kembali memiliki struktur kepemimpinan lengkap.
Dalam Rapat Paripurna masa sidang 2025, nama Ahmad Yani resmi diusulkan sebagai Ketua DPRD Kukar periode 2024–2029.
Pengusulan ini menjadi langkah krusial untuk menjawab tantangan stabilitas politik dan efektivitas kinerja legislatif yang sebelumnya berada dalam fase transisi. Rapat yang digelar di ruang sidang utama Gedung DPRD Kukar, Jalan Wolter Monginsidi, Tenggarong, turut dihadiri unsur pimpinan fraksi, anggota legislatif, serta perwakilan eksekutif daerah.
Wakil Ketua III DPRD Kukar, Aini Faridah, menjelaskan bahwa penunjukan Ahmad Yani telah melalui proses internal sesuai mekanisme yang berlaku di tubuh legislatif. Menurutnya, keberadaan ketua definitif sangat diperlukan untuk memperkuat arah kebijakan dewan.
“Alhamdulillah, sudah ada penetapan untuk Pak Ahmad Yani sebagai Ketua DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara. Sebelumnya posisi ketua dijalankan oleh plt, yaitu almarhum Pak Junaidi,” ujar Aini saat dikonfirmasi media ini, pada Jumat (9/5/2025).
Ia menambahkan, meskipun selama masa kekosongan fungsi DPRD tetap berjalan normal, kehadiran pemimpin definitif menjadi pendorong terciptanya konsolidasi internal yang lebih solid, sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah.
“Selama DPRD dipimpin oleh plt, semua berjalan lancar. Namun tentu saja dengan lengkapnya formasi unsur pimpinan, kami berharap kinerja lembaga akan semakin solid dan maksimal,” terangnya.
Aini juga menyoroti pentingnya penguatan fungsi pengawasan dan legislasi DPRD dalam mengawal program-program prioritas daerah.
Dengan tantangan pembangunan yang semakin kompleks, soliditas kelembagaan menjadi kunci memastikan keberpihakan kebijakan kepada rakyat.
“Dengan formasi yang telah lengkap ini, bersama seluruh anggota dewan, kami berkomitmen untuk bekerja lebih baik lagi. Fokus kami tetap pada kesejahteraan masyarakat dan mendukung program-program prioritas pemerintah daerah,” pungkasnya. (Hf/Adv)

