Halonusantara.id, Kutai Kartanegara – Wakil Ketua III DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Aini Faridah, menegaskan bahwa Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) bukan sekadar agenda tahunan, melainkan forum penting untuk menata prioritas pembangunan berbasis kebutuhan nyata masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan ke desa Bukit Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang, pada Jumat (9/5/2025).
Aini sapaan akrabnya menjelaskan bahwa pada Musrenbang tingkat Kecamatan Tenggarong Seberang tentang penyusunan RKPD 2026 yang digelar di Gedung BPU Desa Bukit Raya. Terdapat sebangak 774 usulan dari masyarakat yang mencerminkan aspirasi lintas sektor dan wilayah.
Namun, dari seluruh total aspirasi tersebut Aini mengingatkan pentingnya melakukan seleksi usulan agar tidak sekadar menyentuh permukaan, melainkan menjawab kebutuhan yang paling mendesak.
“Setiap desa harus dipertimbangkan, berapa banyak yang perlu dibantu dan direalisasikan. Namun, kita harus realistis, karena untuk merealisasikan semuanya tentu tidak mungkin dilakukan dalam satu waktu,” ujar Aini.
Sebagai legislator dari Dapil II yang meliputi Tenggarong Seberang, Sebulu, dan Muara Kaman, Aini menekankan bahwa keadilan pembangunan bukan soal menyamaratakan, melainkan menyusun prioritas yang tepat berdasarkan urgensi dan dampak.
Ia menyebut, indikator utama dalam menentukan skala prioritas meliputi sarana pendidikan, akses kesehatan, serta infrastruktur pertanian tiga sektor yang langsung berkaitan dengan kualitas hidup warga desa.
“Indikator utama agar pembangunan dapat terealisasi di antaranya meliputi sarana dan prasarana pendidikan, kesehatan, serta sektor pertanian. Semua sektor ini perlu perhatian agar kesejahteraan masyarakat dapat terwujud,” jelasnya.
Lebih lanjut, Aini juga menolak pendekatan secara sektoral sempit dalam pembangunan, dan memilih mengedepankan perspektif lintas wilayah.
“Musrenbang bukan hanya catatan agenda, tapi acuan kita untuk memastikan pembangunan tidak terpusat hanya di satu titik. Semua desa, semua wilayah, punya hak untuk maju bersama,” tegasnya.
Aini pun menutup pernyataannya dengan menekankan komitmennya sebagai wakil rakyat untuk terus hadir dalam proses perencanaan hingga pengawasan realisasi pembangunan.
“Insyaallah kami di DPRD akan terus mengawal agar hasil musrenbang benar-benar masuk dalam arah kebijakan. Tidak ada desa yang kami anak tirikan,” tandasnya. (Hf/Adv)

