Halonusantara.id, Samarinda – DPRD Kota Samarinda mendorong pemerintah daerah melakukan evaluasi secara komprehensif terhadap sistem pengelolaan sampah. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang memengaruhi pelayanan kebersihan sehingga solusi yang diambil dapat tepat sasaran.
Anggota Komisi III DPRD Samarinda, M. Andriansyah, mengatakan tumpukan sampah yang masih ditemukan di sejumlah titik tidak bisa langsung dijadikan indikator rendahnya kinerja pengelolaan. Menurutnya, terdapat berbagai faktor teknis yang perlu dicermati sebelum menarik kesimpulan.
Ia menjelaskan, persoalan seperti armada pengangkut yang mengalami kerusakan, keterbatasan peralatan, hingga kurangnya fasilitas pendukung dapat memengaruhi kelancaran proses pengangkutan sampah di lapangan.
“Masyarakat mungkin hanya melihat sampah yang menumpuk. Padahal bisa saja ada persoalan teknis di lapangan yang memengaruhi proses pengangkutan dan penanganannya,” ujarnya, Senin (15/6/2026).
Andriansyah menilai komunikasi antara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan DPRD harus terus diperkuat agar setiap hambatan yang dihadapi dapat segera diketahui dan dibahas bersama. Dengan koordinasi yang baik, kebutuhan peningkatan sarana maupun dukungan anggaran dapat disesuaikan dengan kondisi daerah.
“Kalau ada kendala seperti kekurangan armada atau fasilitas lainnya, tentu perlu disampaikan agar bisa dibahas sesuai kebutuhan dan kemampuan daerah,” katanya.
Selain pembenahan dari sisi fasilitas, ia menegaskan penanganan persoalan sampah juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat. Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah.
Karena itu, Andriansyah mendukung berbagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat melalui program edukasi dan gerakan peduli lingkungan, termasuk Sobat Darling, yang diharapkan mampu mendorong keterlibatan warga dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Ia berharap sinergi antara pemerintah, DPRD, dan masyarakat terus diperkuat sehingga pengelolaan sampah di Samarinda dapat dilakukan secara lebih efektif. Dengan evaluasi yang berkelanjutan dan dukungan seluruh pihak, kualitas pelayanan kebersihan diharapkan semakin baik serta mampu menciptakan lingkungan kota yang lebih bersih dan nyaman.

