Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Angka Kekerasan di Kaltim Meningkat, DPRD Serukan Pendidikan Seksual Sejak Dini
    Advertorial

    Angka Kekerasan di Kaltim Meningkat, DPRD Serukan Pendidikan Seksual Sejak Dini

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraMei 14, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Damayanti. (Ist)

    Halonusantara.id, Samarinda – Meningkatnya angka kekerasan dan pelecehan di Kalimantan Timur menjadi sorotan serius oleh Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Damayanti. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak untuk menekan dan mengatasi masalah tersebut secara efektif.

    Damayanti menekankan bahwa pemerintah, masyarakat, dan organisasi kemasyarakatan harus bersinergi dalam menangani kasus kekerasan yang kian meresahkan.

    “Angka kekerasan yang tinggi sangat memprihatinkan. Jangan ragu melaporkan, karena ini bukan aib,” terangnya.

    Lebih lanjut, ia mengungkapkan keprihatinannya terhadap tingginya kasus kekerasan dan pelecehan yang terjadi di lingkungan perguruan tinggi, yang menjadi salah satu alasan perlunya pendidikan seksual sejak usia dini.

    Data dari Simfoni Perlindungan Perempuan dan Anak memperlihatkan tren peningkatan kasus yang cukup signifikan. Pada 2021 tercatat 551 kasus, meningkat menjadi 945 kasus di 2022, kemudian 1.108 kasus pada 2023, dan hingga 31 Juli 2024 sudah mencapai 569 kasus.

    Untuk itu, Damayanti berencana menginisiasi pembuatan kurikulum pendidikan seksual khusus bagi anak-anak sejak dini, agar mereka mengetahui batasan yang harus dijaga demi perlindungan diri.

    “Anak-anak harus tahu batasan, mana yang boleh disentuh dan mana yang tidak. Ini penting untuk memberikan pegangan bagi mereka, sehingga bisa melindungi diri dari kekerasan sejak dini,” jelasnya.

    Damayanti juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk aktif meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan jika menemukan atau mengalami kasus kekerasan.

    “Kadang kasus-kasus kekerasan yang tidak dilaporkan itu ibarat gunung es. Kalau semakin banyak masyarakat sadar untuk melapor, maka angka kasus mungkin terlihat meningkat, tapi ini menunjukkan adanya kesadaran untuk mengatasi masalah,” tutupnya. (Eby/Adv)

    DPRD Kaltim Halonusantara.id Kalimantan Timur kaltim
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Antisipasi Kekosongan Jabatan, Pemkab Kukar Kebut Pemetaan Pegawai

    September 19, 2026

    APBD Terbatas, Dispar Kukar Cari Pola Baru Dukung Komunitas Kreatif

    September 19, 2026

    Pemkab Kukar Minta Desa Perkuat Intervensi Stunting dari Tingkat Masyarakat

    September 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    Penguatan Peran Penghubung Komisi Yudisial Jadi Kunci Menjaga Integritas Hakim

    September 17, 20262,007 Views

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,909 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,501 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,135 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.