Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Budaya Daerah Jadi Aset Strategis, Disdikbud Kaltim Dorong Sinergi Lintas Instansi
    Advertorial

    Budaya Daerah Jadi Aset Strategis, Disdikbud Kaltim Dorong Sinergi Lintas Instansi

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraJuni 26, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Sekretaris Disdikbud Kaltim, Rahmat Ramadhan. (Na)

    Halonusantara.id, Samarinda — Upaya pelestarian budaya di Kalimantan Timur kini tak lagi menjadi tanggung jawab satu sektor. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim menegaskan bahwa kekuatan kolaborasi antarlembaga adalah kunci menjaga warisan budaya di tengah derasnya pengaruh global.

    “Pelestarian budaya tidak bisa berjalan sendiri. Kita butuh sinergi yang konkret dengan instansi lain seperti Dispora dan Dinas Pariwisata. Ini bukan hanya soal menjaga tradisi, tapi juga memperkuat identitas dan ekonomi daerah,” ujar Sekretaris Disdikbud Kaltim, Rahmat Ramadhan, Rabu (25/6/2025).

    Rahmat mencontohkan bagaimana kerja sama dalam menggelar lomba permainan tradisional seperti gasing dan egrang menjadi bukti nyata dari kolaborasi yang berdampak luas. Tidak hanya sebagai pelestarian budaya, kegiatan itu juga mampu menghidupkan olahraga tradisional serta menanamkan nilai-nilai lokal kepada generasi muda.

    Tak berhenti di situ, Disdikbud Kaltim juga aktif mendorong agenda budaya bertaraf internasional. Dua event besar, yaitu Dialog Serantau Borneo Kalimantan (DSBK) dan East Borneo International Folklore Festival (EBIFF), menjadi bukti keseriusan dalam menjadikan budaya sebagai instrumen diplomasi dan promosi daerah ke tingkat global.

    “Melibatkan sektor pariwisata dan olahraga dalam setiap agenda budaya adalah strategi kami untuk memperluas jangkauan sekaligus menarik partisipasi publik yang lebih luas,” tuturnya.

    Langkah ini, lanjutnya, sejalan dengan visi Pemprov Kaltim untuk menjadikan budaya sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan. Tidak hanya melestarikan, tapi juga mengembangkan potensi ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.

    Disdikbud Kaltim berharap, melalui pendekatan kolaboratif dan lintas sektoral ini, pelestarian budaya di daerah dapat berjalan lebih sistematis, inklusif, dan berkesinambungan sekaligus memperkuat posisi Kalimantan Timur sebagai salah satu pusat budaya di Nusantara. (Na/Adv/DiskominfoKaltim)

    DISKOMINFO KALTIM Halonusantara.id
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    DPRD Samarinda Soroti Peredaran Narkoba di Gang Langgar, Minta Pemberantasan Dilakukan Menyeluruh

    Mei 18, 2026

    Relokasi Pergudangan ke Palaran Dinilai Jadi Solusi Kemacetan Samarinda

    Mei 12, 2026

    DPRD Samarinda Minta Polemik Izin Gereja Toraja Diselesaikan Secara Bijak

    Mei 11, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,907 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,495 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,134 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,021 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.