Halonusantara.id, Kutai Kartanegara — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendorong perusahaan daerah mengambil peran lebih besar dalam aktivitas bisnis minyak dan gas bumi (migas).
Langkah ini disiapkan untuk memperluas sumber manfaat ekonomi daerah dari sektor migas, terutama di tengah tren produksi yang terus menurun.
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, selama ini daerah memperoleh manfaat dari sektor migas melalui skema participating interest (PI). Ke depan, pemerintah ingin keterlibatan daerah tidak berhenti pada penerimaan PI.
“Kita berharap PI ke depan ini bukan hanya kita menjadi pelaku yang pasif, akan tetapi juga kita bisa menjadi pelaku aktif di sektor usaha migas itu sendiri,” kata Aulia saat ditemui di DPRD Kukar, Rabu (30/9/2026).
Menurut Aulia, perusahaan milik daerah memiliki kapasitas untuk terlibat dalam kegiatan usaha migas. Keterlibatan tersebut dinilai dapat menjadi salah satu strategi untuk mempertahankan dan meningkatkan manfaat ekonomi sektor migas bagi Kukar.
Ia mengatakan, kebutuhan untuk memperluas peran daerah semakin penting karena produksi migas saat ini menunjukkan tren penurunan. Kondisi tersebut turut berdampak pada penerimaan daerah melalui PI.
“Kalau kita lihat trennya, tren migas kita ini semakin turun, mengakibatkan PI kita juga pendapatannya semakin turun,” ujarnya.
Karena itu, Pemkab Kukar mendorong BUMD untuk tidak hanya berperan sebagai penerima manfaat, tetapi dapat masuk sebagai pelaku usaha sesuai kapasitas dan peluang yang tersedia di sektor migas.
Aulia menilai pola tersebut dapat membuka ruang bagi daerah untuk memperoleh nilai tambah yang lebih besar dari aktivitas industri migas.
Di sisi lain, Pemkab Kukar bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur juga tengah mengupayakan tambahan PI dari blok yang dikelola ENI, khususnya sektor gas.
Upaya tersebut diharapkan dapat membuka sumber penerimaan baru bagi daerah sekaligus menambah manfaat ekonomi dari pengelolaan sumber daya migas.
“Kita berusaha untuk bersama-sama dengan Provinsi untuk mendapatkan PI terhadap blok yang dikelola oleh ENI berupa gas. Harapan kita dengan adanya blok baru ini, itu bisa meningkatkan lagi PI kita,” kata Aulia. (HB/ADV)

