Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Dampak Lingkungan Meningkat, DPRD Kukar Ajak Perusahaan Tambang Evaluasi Bersama
    Advertorial

    Dampak Lingkungan Meningkat, DPRD Kukar Ajak Perusahaan Tambang Evaluasi Bersama

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraMei 17, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Longsor yang terjadi di Sangasanga. (Ist)

    Halonusantara.id, Kutai Kartanegara – Memasuki musim penghujan, sejumlah wilayah di Kutai Kartanegara (Kukar) mulai terdampak bencana alam seperti banjir, longsor, dan sedimentasi sungai. Anggota Komisi II DPRD Kukar, Rahmad Dermawan, menyoroti kondisi ini terutama di kawasan yang berdekatan dengan aktivitas pertambangan.

    Ia mengungkapkan, lemahnya pengawasan terhadap aktivitas tambang menyebabkan berbagai persoalan lingkungan muncul setiap tahun. Ia menyebut, perusahaan tambang harus bertanggung jawab secara moral terhadap masyarakat yang terdampak.

    “Sekarang ini banyak kawasan yang berdekatan dengan tambang terdampak langsung, baik itu banjir, longsor, maupun sedimentasi sungai,” kata Rahmad Dermawan, Sabtu (17/5/2025).

    Ia mencontohkan kejadian longsor di Jalan Sanga-Sanga Dalam yang terjadi belum lama ini. Menurutnya, longsor tersebut disebabkan oleh aktivitas tambang yang terlalu dekat dengan badan jalan.

    “Saya sendiri sudah turun ke 2–3 titik di sana, dan saat ini sudah mulai ada penanganan oleh perusahaan dan pemerintah,” ujarnya.

    Terkait upaya mitigasi, Rahmad menyampaikan bahwa DPRD saat ini sedang mendorong adanya pertemuan antara pemerintah dan perusahaan tambang untuk membahas solusi jangka panjang atas persoalan lingkungan ini.

    Salah satu langkah yang sedang diupayakan adalah mengundang pihak perusahaan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kukar.

    “Kami ingin perusahaan-perusahaan ini hadir di RDP, karena tanggung jawab sosial terhadap dampak lingkungan masih sangat lemah,” tegasnya.

    Dirinya juga menyinggung keberadaan tambang ilegal yang turut memperparah situasi. Menurutnya, aktivitas tambang tanpa izin menyulitkan pemerintah dalam melakukan pengawasan dan mitigasi.

    “Ini yang sedang kita dorong agar bisa ditertibkan. Tanpa itu, penanganan dampak lingkungan akan terus terbatas,” tutupnya. (Hf/Adv)

    Dprd Kutai Kartanegara Halonusantara.id kukar Kutai Kartanegara
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Air Bersih Samboja Terkendala Debit Air, Pemkab Kukar Cari Sumber Alternatif

    November 2, 2026

    Pemerataan Lampu Jalan di Anggana Diusulkan Masuk Anggaran 2027

    November 2, 2026

    Distanak Kukar Kembangkan Pertanian dan Peternakan Lewat Program Petani Tangguh

    November 2, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    Penguatan Peran Penghubung Komisi Yudisial Jadi Kunci Menjaga Integritas Hakim

    September 17, 20262,014 Views

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,912 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,501 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,135 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.