Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»DBD Meningkat di Kaltim, Damayanti Soroti Kesiapsiagaan Dinas Kesehatan
    Advertorial

    DBD Meningkat di Kaltim, Damayanti Soroti Kesiapsiagaan Dinas Kesehatan

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraJuni 19, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Damayanti. (Eby)

    Halonusantara.id, Samarinda — Lonjakan kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kalimantan Timur sepanjang 2025 memantik perhatian DPRD Kaltim. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per Mei 2025, tercatat 2.210 kasus DBD tersebar di 10 kabupaten/kota, dengan Kota Balikpapan menjadi penyumbang terbanyak yakni 602 kasus. Satu pasien dilaporkan meninggal dunia akibat penyakit tersebut.

    Merespons hal itu, Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Damayanti, menyoroti pentingnya langkah antisipatif dari Dinas Kesehatan menghadapi tren musiman penyakit tersebut. Ia menyebut bahwa DBD bukan penyakit baru, dan pola kemunculannya seharusnya bisa diprediksi.

    “Penyakit ini datang setiap tahun, artinya kita sudah tahu polanya. Ketika cuaca mulai berganti dari musim hujan ke kemarau, seharusnya sudah ada antisipasi sejak dini,” ujar Damayanti.

    Ia menegaskan, pencegahan DBD tak cukup hanya mengandalkan intervensi pemerintah. Keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dinilai krusial untuk menekan penyebaran penyakit.

    “Ini soal kebersamaan. Masyarakat harus diimbau untuk menjaga kebersihan lingkungan. Pemerintah melalui Dinas Kesehatan tentu punya peran strategis, tapi masyarakat juga harus ambil bagian,” ungkapnya

    Lebih lanjut, Damayanti mendorong penguatan upaya promotif dan preventif yang menyasar akar permasalahan, salah satunya dengan program pengendalian vektor yang melibatkan masyarakat secara aktif.

    “Selain penyuluhan dan fogging, adanya program berkelanjutan yang melibatkan masyarakat dalam pengendalian vektor penyakit juga penting,” pungkasnya.

    Dengan tren peningkatan kasus yang terjadi setiap tahun, kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam mengendalikan penyebaran DBD secara berkelanjutan. (Eby/Adv)

    DPRD Kaltim Halonusantara.id
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 2025

    SPPG Polri di Samarinda Mulai Berjalan untuk Sukseskan Program MBG

    Oktober 23, 2025

    Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Mulawarman (HMTP UNMUL) Telah Menggelar Penutupan Kegiatan MINING STUDENT WEEK (MSW) 7.0

    Oktober 12, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,899 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,490 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,133 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,018 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.