Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Dewan ini Dorong Evaluasi Metodologi Baru yang Lebih Objektif dan Kualitas dalam Tentukan Kelulusan Pelajar
    Advertorial

    Dewan ini Dorong Evaluasi Metodologi Baru yang Lebih Objektif dan Kualitas dalam Tentukan Kelulusan Pelajar

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraNovember 1, 2024Tidak ada komentar2 Mins Read
    Anggota DPRD Kaltim, Salehuddin. (Foto : Him)

    Halonusantara.id, Samarinda – Sejak tahun ajaran 2021, Pemerintah secara resmi menghapus Ujian Nasional dan digantikan oleh Asesmen Kompetensi Minimum dan Survey Karakter.

    Asesmen tersebut tidak dilakukan berdasarkan mata pelajaran atau penguasaan materi kurikulum seperti yang selama ini diterapkan dalam ujian nasional.

    Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Kaltim, Salehuddin mendorong adanya metodologi yang baru untuk menentukan kelulusan pelajar secara objektif dan berkualitas.

    “Tanpa UN, kita butuh parameter lain yang bisa mengukur kompetensi siswa. Ujian atau bentuk evaluasi lain tetap penting untuk memastikan proses pembelajaran efektif,” jelasnya.

    Saleh sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa Ujian Nasional yang selama ini diterapkan bukan hanya sekadar formalitas ujian akhir, tetapi berfungsi sebagai standar dalam menilai kualitas pendidikan yang diterima siswa selama masa pendidikan.

    Dirinya menggarisbawahi pentingnya adanya sistem evaluasi, meskipun formatnya telah berubah dari yang sebelumnya. Salehuddin juga menekankan bahwa sistem evaluasi yang ada saat ini perlu disempurnakan agar mampu menjadi tolok ukur yang lebih efektif dalam menilai capaian pendidikan di Indonesia.

    “Kita sangat berharap dengan adanya mekanisme yang lebih baik, kualitas pendidikan di Tanah Air dapat terus ditingkatkan,” ujarnya.

    “Proses evaluasi apapun namanya, perlu ada untuk melihat apakah metode dan kurikulum yang diterapkan sudah tepat atau perlu ditingkatkan lagi,” tambahnya.

    Terakhir, Saleh berharap pemerintah dapat memperbaiki mekanisme evaluasi yang ada, agar mampu menjadi tolok ukur yang lebih efektif dalam menentukan capaian pendidikan di Indonesia. (Him/Adv/DPRDKaltim)

    DPRD Kaltim Halonusantara.id kaltim Kota Samarinda
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Pemkab Ingin Erau Tak Berhenti di Kukar, Generasi Muda Diminta Jadi Pewaris

    September 21, 2026

    Erau 2026 Dimulai, Kukar Perkuat Budaya Sebagai Daya Tarik Wisata

    September 21, 2026

    Antisipasi Kekosongan Jabatan, Pemkab Kukar Kebut Pemetaan Pegawai

    September 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    Penguatan Peran Penghubung Komisi Yudisial Jadi Kunci Menjaga Integritas Hakim

    September 17, 20262,010 Views

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,909 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,501 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,135 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.