Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Dispora Kaltim Paparkan Rencana Pengumpulan Data Indeks Pembangunan Olahraga
    Advertorial

    Dispora Kaltim Paparkan Rencana Pengumpulan Data Indeks Pembangunan Olahraga

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraJuli 2, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur, A.A Bagus Surya Saputra Sugiarta. (Ist)

    Halonusantara.id, Samarinda – Dalam upaya mendukung kebijakan pembangunan olahraga yang berbasis data, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur melalui Bidang Pembudayaan Olahraga menjelaskan metode ilmiah yang digunakan dalam pengumpulan data untuk penyusunan Indeks Pembangunan Olahraga (IPO).

    Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur, A.A Bagus Surya Saputra Sugiarta memaparkan pengumpulan data IPO ini menyasar penduduk berusia 10 hingga 60 tahun, yang terbagi dalam tiga kelompok umur.

    10–19 tahun (22%), 20–44 tahun (53%), dan 45–60 tahun (25%). Proporsi ini menjadi acuan dalam menetapkan jumlah dan distribusi sampel survei.

    Proporsi usia ini kami gunakan sebagai dasar dalam pengambilan sampel, agar hasil yang diperoleh benar-benar mewakili karakteristik populasi,” ujar Bagus.

    Ia menjelaskan, pendekatan yang digunakan bukan sensus, melainkan multistage random sampling, yaitu kombinasi antara stratified random sampling dan cluster sampling.

    Metode ini dipilih karena Indonesia memiliki kondisi geografis dan sosial masyarakat yang sangat beragam.

    “Stratifikasi penting karena kita tahu masyarakat Indonesia itu sangat heterogen. Sementara penggunaan cluster bertujuan untuk menekan biaya akibat luasnya cakupan wilayah,” jelasnya.

    Sampel diambil dari 135 kabupaten/kota dan 390 desa/kelurahan secara acak, dengan margin of error kurang dari 5 persen.

    Dari setiap desa atau kelurahan yang terpilih, dilakukan pengambilan acak terhadap satu RW, lalu satu RT, sebelum akhirnya dipilih 30 responden di lokasi tersebut.

    “Setiap RT yang dipilih akan menyertakan 6 responden usia 10–19 tahun (3 laki-laki, 3 perempuan), 16 responden usia 20–44 tahun (8 laki-laki, 8 perempuan), dan 8 responden usia 45–60 tahun (4 laki-laki, 4 perempuan),” terangnya.

    Menurut AA Bagus, seluruh proses dilakukan bersama tim nasional dan daerah, dengan harapan hasil yang diperoleh dapat dijadikan dasar dalam mengevaluasi dan merancang kebijakan olahraga yang lebih merata dan efektif.  (Sf/Adv/DISPORAKALTIM)

    Dispora Kaltim Halonusantara.id
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Sekum DPK KNPI Loa Janan: Sunmori Jadi “Teror Mingguan”, Polisi Dinilai Lakukan Pembiaran Terbuka

    Januari 4, 2026

    Budianto Bulang Perkuat Nilai Kebangsaan Melalui Sosialisasi Perda Sampai ke Desa Terpencil

    Desember 17, 2025

    DPRD Kaltim Bentuk Pansus CSR, Dorong Perusahaan Beri Manfaat untuk Masyarakat

    Desember 17, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,900 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,491 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,133 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,018 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.