Halonusantara.id, Samarinda – Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga (PPO) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur, Rasman Rading, meminta Pengurus Provinsi (Pengprov) Kurash Kaltim untuk segera mempercepat proses keanggotaan dalam Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
Hal ini dinilai penting untuk memperkuat legalitas dan pembinaan cabang olahraga Kurash di tingkat daerah. Permintaan ini disampaikan Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading.
“Kalau di tingkat provinsi, harus minimal 50 persen plus satu dari kabupaten/kota yang sudah memiliki kepengurusan aktif agar bisa menjadi anggota KONI. Di tingkat kabupaten/kota juga harus memiliki minimal dua klub binaan untuk bisa diakui,” jelas Rasman.
Ia menegaskan bahwa apabila suatu Pengprov tidak memiliki dukungan struktur organisasi di tingkat kabupaten/kota, maka keanggotaan di KONI provinsi dapat gugur secara administratif.
“Oleh karena itu, saya minta Ketua Pengprov Kurash Kaltim, Pak Sapto, segera melakukan perbaikan organisasi. Kalau perlu, lakukan regenerasi pengurus. Karena kalau organisasinya lemah, saya yakin prestasinya juga lemah,” tegasnya.
Selain bicara soal struktur organisasi, Rasman juga menekankan pentingnya pemahaman terhadap olahraga Kurash di masyarakat. Menurutnya, cabang olahraga bela diri ini masih kurang dikenal publik dan perlu diperkenalkan secara luas melalui media sosial dan program berbasis pendidikan.
“Olahraga itu bukan hanya soal prestasi. Ada juga olahraga masyarakat, dan olahraga pendidikan. Basis pendidikan harus diperkuat, karena dari sanalah lahir bibit-bibit unggul. Ujungnya baru prestasi,” ujarnya.
Rasman berharap dengan pembenahan organisasi dan perluasan basis pembinaan, Kurash Kaltim dapat lebih berkembang dan berkontribusi dalam ajang nasional hingga internasional.(Sf/Adv/DISPORAKALTIM)

