Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»Dorong Relokasi Cepat, DPRD Soroti Kendala Revitalisasi Pasar Pagi Samarinda
    Advertorial

    Dorong Relokasi Cepat, DPRD Soroti Kendala Revitalisasi Pasar Pagi Samarinda

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraMei 27, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar. (Ist)

    Halonusantara.id, Samarinda – Proyek revitalisasi Pasar Pagi Samarinda memasuki tahap krusial. Meski pembangunan fisik nyaris rampung, ribuan pedagang masih belum mendapat kejelasan soal lokasi berjualan mereka. DPRD Kota Samarinda menilai, proses relokasi perlu dipercepat agar aktivitas ekonomi bisa segera pulih.

    Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, menyampaikan bahwa beberapa fasilitas penting seperti eskalator, lift, dan pembagian area dagang masih belum tuntas. Ia mendorong pihak terkait untuk segera menuntaskan pekerjaan ini dan memberikan kejelasan kepada para pedagang.

    “Secara fisik, bangunan memang hampir selesai, tetapi fasilitas seperti eskalator, lift, dan pemisahan area pedagang masih dalam tahap penyelesaian. Hal yang lebih mendesak adalah memastikan penataan kembali sekitar 2.800 pedagang agar pasar ini bisa berfungsi secara optimal,” ucapnya.

    Deni menyoroti peran penting dua instansi dalam menyukseskan relokasi, yakni Dinas PUPR dan Dinas Perdagangan. PUPR bertanggung jawab atas sisi pembangunan fisik, sementara Disdag harus menyiapkan sistem pembagian lapak yang adil dan transparan.

    Ia juga menyebut bahwa proses pembangunan mengalami beberapa kendala, seperti adanya penolakan pembebasan lahan oleh pemilik puluhan ruko serta temuan anak sungai di bawah bangunan lama yang menyebabkan penyesuaian desain.

    “Perubahan desain ini memengaruhi banyak aspek, baik di bagian depan maupun belakang pasar,” ungkap Deni.

    Deni menambahkan bahwa keberadaan sungai kecil di bawah lokasi lama menghambat pelaksanaan rencana pembangunan fasilitas seperti lahan parkir, sehingga pemerintah perlu menyesuaikan kembali rancangannya.

    “Revitalisasi ini diharapkan membawa perubahan besar bagi Pasar Pagi. Dulu, pasar ini dikenal dengan kondisi yang panas, kurang tertata, kumuh, dan sering terjadi aksi pencopetan. Kami berharap wajah baru pasar ini bisa menarik lebih banyak pembeli dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” pintanya.

    Dengan penyelesaian cepat pada tahap akhir dan pembagian lapak yang merata, Pasar Pagi berpeluang menjadi pusat ekonomi modern dan bersih yang mampu mengangkat wajah kota Samarinda. DPRD pun berharap revitalisasi ini menjadi simbol kebangkitan sektor perdagangan tradisional. (EP/Adv)

    Dprd Kota Samarinda Halonusantara.id
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Pemkab Ingin Erau Tak Berhenti di Kukar, Generasi Muda Diminta Jadi Pewaris

    September 21, 2026

    Erau 2026 Dimulai, Kukar Perkuat Budaya Sebagai Daya Tarik Wisata

    September 21, 2026

    Antisipasi Kekosongan Jabatan, Pemkab Kukar Kebut Pemetaan Pegawai

    September 19, 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    Penguatan Peran Penghubung Komisi Yudisial Jadi Kunci Menjaga Integritas Hakim

    September 17, 20262,010 Views

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,909 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,501 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,135 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.