Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim Soroti Kesejahteraan Guru Ngaji dan Akses Pelatihan Fleksibel
    Advertorial

    DPRD Kaltim Soroti Kesejahteraan Guru Ngaji dan Akses Pelatihan Fleksibel

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraJuli 8, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan. (Ist)

    Halonusantara.id, Samarinda — Peran guru ngaji dalam membentuk karakter anak melalui pendidikan Al-Qur’an mendapat sorotan serius dari DPRD Kalimantan Timur. Minimnya perhatian dan kesejahteraan para pengajar Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), terutama di Kutai Kartanegara, dinilai menjadi ironi di tengah pentingnya pendidikan keagamaan.

    Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan, menyatakan keprihatinannya terhadap nasib para ustaz dan ustazah yang selama ini mengabdikan diri secara sukarela, tanpa jaminan insentif yang layak.

    “Mereka ini pendidik karakter generasi kita, tapi kenyataannya masih banyak yang belum mendapatkan pengakuan maupun insentif yang layak. Ini harus menjadi perhatian bersama,” tegas Firnadi dalam pelatihan metode Ummi beberapa waktu lalu.

    Ia menegaskan bahwa kontribusi guru ngaji setara pentingnya dengan guru formal, namun perhatian dari sisi kebijakan masih sangat minim. Firnadi mendesak pemerintah daerah untuk mulai merancang skema insentif yang berpihak pada keberlanjutan pendidikan Al-Qur’an, terutama di tingkat akar rumput.

    Pelatihan metode Ummi, menurut Firnadi, hanya menjadi permulaan. Ia membuka peluang agar pelatihan lanjutan dengan pendekatan lain seperti Tilawati atau Qiroati juga diadakan, agar metode pembelajaran dapat menyesuaikan dengan karakteristik peserta didik.

    “Pendidikan Al-Qur’an seharusnya tidak dibatasi oleh satu metode. Setiap wilayah dan TPQ punya kebutuhan berbeda. Kita perlu memberi pilihan yang luas,” ungkapnya.

    Sebagai bentuk komitmennya, Firnadi turut mendorong pengadaan fasilitas pengajaran, peningkatan kapasitas guru ngaji, serta kolaborasi lintas sektor demi membangun lingkungan belajar yang lebih layak dan berkelanjutan.

    “Ini bukan sekadar soal baca-tulis Al-Qur’an, tapi tentang bagaimana kita membentuk fondasi moral generasi masa depan. Dan itu dimulai dari mereka yang mengajar dengan hati,” pungkasnya. (Eby/Adv)

    DPRD Kaltim Halonusantara.id
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Sekum DPK KNPI Loa Janan: Sunmori Jadi “Teror Mingguan”, Polisi Dinilai Lakukan Pembiaran Terbuka

    Januari 4, 2026

    Budianto Bulang Perkuat Nilai Kebangsaan Melalui Sosialisasi Perda Sampai ke Desa Terpencil

    Desember 17, 2025

    DPRD Kaltim Bentuk Pansus CSR, Dorong Perusahaan Beri Manfaat untuk Masyarakat

    Desember 17, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,900 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,491 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,133 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,018 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.