Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»DPRD Kukar Dorong Solusi Konkret Atasi Banjir dan Limbah di Desa Batuah
    Advertorial

    DPRD Kukar Dorong Solusi Konkret Atasi Banjir dan Limbah di Desa Batuah

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraJuni 10, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    RDP Komisi III DPRD Kukar. (Hf)

    Halonusantara.id, Kutai Kartanegara – Komisi III DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk membahas persoalan banjir dan pencemaran limbah yang berdampak pada lahan dan permukiman warga RT 21 Dusun Surya Bakti, Desa Batuah, Kecamatan Loa Janan. Rapat yang berlangsung pada Selasa (10/6/2025) ini merupakan pertemuan ketiga setelah dilakukan kunjungan lapangan sebelumnya.

    Dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III Farida, rapat turut dihadiri oleh anggota Komisi III lainnya seperti Johansyah, Heirendra, dan Herry Asdar. Komisi I DPRD Kukar juga ikut terlibat dalam pertemuan ini melalui kehadiran Sugeng Hariyadi, Desman Minang Endianto, Safruddin, dan Erwin.

    Selain unsur legislatif, RDP tersebut juga menghadirkan berbagai pihak terkait, di antaranya Kapolsek Loa Janan, perwakilan Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim), Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), BPBD Kukar, serta perwakilan dari tiga perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah terdampak, yakni PT KPB, PT BMSS, dan PT KPM. Tak ketinggalan, hadir pula Camat Loa Janan, Kepala Desa Batuah Abdul Rasyid serta Kepala Dusun Surya Bakti.

    Dalam forum tersebut, Kepala Desa Batuah, Abd Rasyid, meminta agar pihak perusahaan mengambil peran aktif dalam penyelesaian masalah banjir dan pencemaran lingkungan yang dialami warganya.

    “Kami berharap pihak perusahaan bisa bersama-sama mencari solusi terbaik bagi warga kami yang terdampak. Jangan sampai masalah ini dibiarkan berlarut-larut,” tegasnya.

    Rapat ini merupakan tindak lanjut dari RDP sebelumnya yang digelar pada (2/6/2025). Dalam pertemuan tersebut, telah disepakati beberapa opsi penanganan, salah satunya berdasarkan kajian teknis bahwa lokasi terdampak banjir dinyatakan tidak lagi layak huni.

    Komisi III DPRD Kukar menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dalam menyelesaikan persoalan ini secara adil dan berkelanjutan.

    “RDP ini bukan sekadar diskusi, tapi harus berujung pada langkah konkret. Kami ingin solusi nyata yang bisa segera dirasakan oleh warga,” ujar Farida menutup rapat.

    Diharapkan, melalui proses dialog yang berkelanjutan ini, tercipta kesepakatan dan tindakan nyata yang dapat mengatasi dampak banjir dan limbah di Desa Batuah secara tuntas. (Hf/Adv)

    Dprd Kutai Kartanegara Halonusantara.id
    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Sekum DPK KNPI Loa Janan: Sunmori Jadi “Teror Mingguan”, Polisi Dinilai Lakukan Pembiaran Terbuka

    Januari 4, 2026

    Budianto Bulang Perkuat Nilai Kebangsaan Melalui Sosialisasi Perda Sampai ke Desa Terpencil

    Desember 17, 2025

    DPRD Kaltim Bentuk Pansus CSR, Dorong Perusahaan Beri Manfaat untuk Masyarakat

    Desember 17, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,900 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,491 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,133 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,018 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.