Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»DPRD Kukar Fasilitasi Mediasi Sengketa Lahan antara Warga Jonggon dan Perusahaan
    Advertorial

    DPRD Kukar Fasilitasi Mediasi Sengketa Lahan antara Warga Jonggon dan Perusahaan

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraJuli 7, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    RDP Komisi I yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani. (Hf)

    Halonusantara.id, Kutai Kartanegara — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna menengahi permasalahan lahan antara warga Desa Jonggon dan PT Niaga Mas Gemilang. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kukar, Senin (7/7/2025).

    Pertemuan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, serta dihadiri sejumlah anggota Komisi I, yakni Safruddin, Anissa Mulia Utami, dan Mohammad Taufik Hidayat. Turut hadir pula perwakilan perusahaan dan masyarakat dari wilayah Jonggon D dan C.

    Ahmad Yani mengungkapkan bahwa sengketa ini bukan persoalan baru. Menurutnya, sudah empat kali pertemuan dilakukan oleh Komisi I, namun belum membuahkan hasil yang konkret.

    “Permasalahan ini sudah lama dibahas, namun hingga saat ini belum ada keputusan final apakah hubungan masyarakat dengan perusahaan itu berbentuk kemitraan atau bukan,” kata Yani usai memimpin rapat.

    Sengketa tersebut berkaitan dengan lahan seluas sekitar 20 hektare, di mana 6 hektare di antaranya belum memiliki sertifikat kepemilikan. DPRD Kukar pun mencoba mencarikan jalan tengah melalui skema kerjasama pengelolaan lahan.

    Yani mengusulkan skema kemitraan, di mana masyarakat mendapat bagian dari keuntungan perusahaan. “Misalnya perusahaan memberikan 10 persen dari keuntungan bersih setelah biaya operasional. Bahkan, angka itu bisa kita diskusikan lagi untuk naik menjadi 15 hingga 20 persen,” ujarnya.

    Terkait teknis kemitraan, DPRD Kukar mendorong agar diadakan pertemuan lanjutan dalam dua pekan mendatang. “Kita akan bahas lebih rinci soal bentuk kerjasama yang memungkinkan agar kedua belah pihak merasa diuntungkan,” lanjutnya.

    Yani berharap mediasi ini bisa membuka jalan damai bagi penyelesaian konflik yang telah berlangsung lama. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara warga dan perusahaan demi kesejahteraan bersama.

    “Harapan kami, persoalan ini bisa segera tuntas dengan cara yang damai dan penuh rasa persaudaraan. DPRD siap menjadi jembatan agar warga dan perusahaan bisa membangun kemitraan yang saling menguntungkan,” tutupnya. (Hf/Adv)

    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Budianto Bulang Perkuat Nilai Kebangsaan Melalui Sosialisasi Perda Sampai ke Desa Terpencil

    Desember 17, 2025

    DPRD Kaltim Bentuk Pansus CSR, Dorong Perusahaan Beri Manfaat untuk Masyarakat

    Desember 17, 2025

    Sarkowi: Konsistensi Aparat dan Kesadaran Masyarakat Kunci Penegakan Hukum

    Desember 17, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,900 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,491 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,133 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,018 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.