Halonusantara.id, Kutai Kartanegara – Sejumlah desa di Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, dilanda bencana longsor yang menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur dan membahayakan keselamatan warga. Di antara wilayah terdampak terparah adalah Desa Batuah, Desa Purwajaya, dan Desa Loa Duri.
Menanggapi kondisi tersebut, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kukar, Hairendra, menegaskan bahwa pihaknya terus mendorong percepatan penanganan dari instansi terkait, khususnya Balai Jalan Nasional.
“Sejak awal terjadinya longsor, mulai dari Kilometer 25 hingga yang terbaru dan terparah di KM 28, kami DPRD Kukar terus berkomunikasi dan mendorong Balai Jalan Nasional untuk segera melakukan tindakan yang lebih maksimal,” ujarnya saat diwawancarai di lokasi, Jumat (16/5/2025).
Menurut Hairendra, Balai Jalan Nasional telah memberikan respons dan saat ini sedang berada dalam tahap perencanaan penanganan jangka panjang. Sementara itu, penanganan darurat sudah mulai dilakukan.
“Untuk sementara, telah dilakukan penimbunan agregat di beberapa titik longsor sebagai langkah awal penanganan,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan, untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalur rawan longsor.
“Kami mengimbau agar pengguna jalan berhati-hati, mengingat kondisi tanah masih labil dan berpotensi terjadi longsor susulan. Kami juga menghimbau kendaraan berat, terutama angkutan barang, agar sementara waktu tidak melintas di jalur tersebut, terutama di wilayah Gunung Loa Duri dan Batuah,” katanya.
DPRD Kukar berkomitmen untuk terus mengawal upaya penanganan bencana serta mendorong sinergi lintas sektor demi keselamatan dan kenyamanan warga terdampak. (Hf/Adv)

