Close Menu
Halo NusantaraHalo Nusantara
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Button
    • Politik
    • Hukum
    • Niaga
    • Ragam
    • Advertorial
    • Metropolis
    • Opini
    Halo NusantaraHalo Nusantara
    Home»Advertorial»DPRD Kukar Siap Pangkas Anggaran Tak Prioritas di APBD-P 2025
    Advertorial

    DPRD Kukar Siap Pangkas Anggaran Tak Prioritas di APBD-P 2025

    Halo NusantaraBy Halo NusantaraJuli 25, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
    Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani. (Hf)

    Halonusantara.id, Kutai Kartanegara — Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Ahmad Yani menegaskan bahwa pihaknya bersama pemerintah daerah siap memangkas anggaran belanja yang tidak menyentuh kepentingan masyarakat secara langsung. Hal ini merespons potensi defisit pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2025.

    Dalam keterangannya, Yani menyebut proyeksi pendapatan daerah saat ini hanya sekitar Rp5 triliun, sementara rencana belanja menyentuh angka Rp6 triliun.

    “Kalau pendapatan diperkirakan Rp5 triliun dan belanja Rp6 triliun, tentu itu tidak seimbang. Maka, kami di DPRD bersama Pemkab Kukar harus bersiap memangkas anggaran,” ujar Yani pada Jumat (25/7/2025).

    Namun ia menekankan, pemangkasan bukan semata soal pengurangan, tetapi lebih pada upaya mengoreksi belanja agar benar-benar bermanfaat dan menyentuh kepentingan masyarakat.

    “Kami ingin kehadiran APBD ini benar-benar menghadirkan kesejahteraan, mendukung kondusivitas pembangunan, dan merealisasikan program Kukar Idaman Terbaik,” lanjutnya.

    Yani juga menyoroti pentingnya transparansi dalam penggunaan anggaran, terutama anggaran yang mendahului APBD murni. Ia menyatakan DPRD akan meminta penjelasan rinci atas setiap belanja yang telah dilakukan, termasuk pertanggungjawaban penggunaan anggaran di tahun 2024.

    “Karena SilPA (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran) tahun ini akan digunakan untuk APBD 2025. Maka harus jelas, digunakan untuk apa saja,” tegasnya.

    Yani menekankan agar semua pihak bersikap realistis dan rasional dalam merencanakan dan menyusun anggaran, terutama dalam menetapkan prioritas belanja.

    “Yang pasti, gaji harus jadi prioritas. Itu adalah hak mereka. Kita tidak boleh abai pada kebutuhan mendasar aparatur dan pegawai,” pungkasnya. (Hf/Adv)

    Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
    Halo Nusantara

    Berita Terkini

    Budianto Bulang Perkuat Nilai Kebangsaan Melalui Sosialisasi Perda Sampai ke Desa Terpencil

    Desember 17, 2025

    DPRD Kaltim Bentuk Pansus CSR, Dorong Perusahaan Beri Manfaat untuk Masyarakat

    Desember 17, 2025

    Sarkowi: Konsistensi Aparat dan Kesadaran Masyarakat Kunci Penegakan Hukum

    Desember 17, 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Seputar Kaltim

    JKT48, Raisa, dan NDX AKA Akan Panaskan Gema Fest Samarinda

    Mei 9, 20251,901 Views

    Gema Fest 2025 Sukses Guncang Samarinda, Ribuan Penonton Terpukau

    Mei 11, 20251,492 Views

    Gubernur Kaltim dan Jabar Perkuat Kerja Sama, Redakan Polemik Media Sosial

    Mei 4, 20251,133 Views

    Empat Pegawai Bank Mandiri Samarinda Disomasi, Buntut Dugaan Penipuan yang Rugikan Ratusan Juta Rupiah

    Oktober 23, 20251,018 Views
    Facebook X (Twitter) WhatsApp Telegram
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Sitemap
    Copyright © 2021, PT. Abdi Nusa Multimedia 

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.